Harga Kedelai Impor Melambung Tinggi, Pengrajin Tempe Benguk Kebanjiran Rezeki
Kamis, 24 Februari 2022 - 10:11 WIB
loading...
A
A
A
Tidak seperti kedelai yang harus diimpor, bahan lokal kacang benguk lebih mudah didapat dengan harga yang terjangkau. Saat datang masa panen, banyak petani sekitar yang mampu memanen benguk dalam jumlah cukup banyak, sehingga persediaan tetap terjaga.
Baca juga: Miris! Wanita Paruh Baya di Manokwari Diduga Tenggelamkan 2 Anaknya Lalu Bunuh Diri
Tempe benguk sendiri banyak dijual di pasar tradisional, terutama di wilayah pedesaan. Semenjak kedelai impor mulai mahal, Sujilah mengaku mulai kebanjiran pesanan tempe benguk. "Kalau normal, biasanya menjual sekitar 1 kg tempe benguk, sekarang bisa mencapai 2 kg tempe benguk," ungkapnya.
Harga tempe benguk sendiri, menurut Sujilah dijual dengan harga Rp1.000 untuk lima buah tempe benguk mentah, sedangkan tempe benguk goreng dijual Rp500 per biji. Harganya yang murah, dan rasanya yang enak, membuat warga kini mulai beralih mengkonsumsi tempe benguk.
Baca juga: Miris! Wanita Paruh Baya di Manokwari Diduga Tenggelamkan 2 Anaknya Lalu Bunuh Diri
Tempe benguk sendiri banyak dijual di pasar tradisional, terutama di wilayah pedesaan. Semenjak kedelai impor mulai mahal, Sujilah mengaku mulai kebanjiran pesanan tempe benguk. "Kalau normal, biasanya menjual sekitar 1 kg tempe benguk, sekarang bisa mencapai 2 kg tempe benguk," ungkapnya.
Harga tempe benguk sendiri, menurut Sujilah dijual dengan harga Rp1.000 untuk lima buah tempe benguk mentah, sedangkan tempe benguk goreng dijual Rp500 per biji. Harganya yang murah, dan rasanya yang enak, membuat warga kini mulai beralih mengkonsumsi tempe benguk.
(eyt)
Lihat Juga :