Cuaca Ekstrem, Ratusan Nelayan di Takalar Takut Melaut
Rabu, 23 Februari 2022 - 15:35 WIB
loading...
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir berdampak buruk pada mata pencaharian nelayan di pesisir Takalar. Foto: SINDOnews/Ansar Jumasang
A
A
A
MAKASSAR - Cuaca ekstrem yang terjadi sejak tiga hari lalu mengakibatkan ratusan nelayan di pesisir Kabupaten Takalar menjadi takut melaut. Angin kencang disertai ombak tinggi membuat para nelayan tersebut tidak ingin ambil risiko.
Salah seorang nelayan di Desa Bontosunggu Kecamatan Galesong Utara, Lukman Dg Ngawing, mengungkapkan khawatir dan takut jika harus melawan angin kencang disertai hujan dan ombak yang tingginya hingga empat meter.
Baca Juga: Dihantam Ombak, Kapal Pengangkut Semen Bocor dan Terdampar di Pantai Takalar
"Tidak bisa mentong melaut kalau begini, takut orang pak. Angin kencang dan ombak saja sampai empat meter tingginya,'' kata Lukman, saat ditemui SINDOnews, Rabu (23/2/2022).
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir berdampak buruk pada mata pencaharian nelayan di pesisir Takalar. Terlebih, hampir semua tidak memiliki penghasilan lain selain dari hasil laut.
''Selama tidak bagus cuaca ini tidak ada mi dikerja, hampir semua orang di sini melaut ji pendapatannya. Ya berharap semoga cepat bagus cuaca supaya bisa melaut lagi,'' tuturnya.
Sementara itu, Bupati Takalar, Syamsari Kitta, meminta agar nelayan yang melaut saat cuaca ekstrem seperti sekarang berhati-hati, dan mementingkan keselamatan.
Salah seorang nelayan di Desa Bontosunggu Kecamatan Galesong Utara, Lukman Dg Ngawing, mengungkapkan khawatir dan takut jika harus melawan angin kencang disertai hujan dan ombak yang tingginya hingga empat meter.
Baca Juga: Dihantam Ombak, Kapal Pengangkut Semen Bocor dan Terdampar di Pantai Takalar
"Tidak bisa mentong melaut kalau begini, takut orang pak. Angin kencang dan ombak saja sampai empat meter tingginya,'' kata Lukman, saat ditemui SINDOnews, Rabu (23/2/2022).
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir berdampak buruk pada mata pencaharian nelayan di pesisir Takalar. Terlebih, hampir semua tidak memiliki penghasilan lain selain dari hasil laut.
''Selama tidak bagus cuaca ini tidak ada mi dikerja, hampir semua orang di sini melaut ji pendapatannya. Ya berharap semoga cepat bagus cuaca supaya bisa melaut lagi,'' tuturnya.
Sementara itu, Bupati Takalar, Syamsari Kitta, meminta agar nelayan yang melaut saat cuaca ekstrem seperti sekarang berhati-hati, dan mementingkan keselamatan.
Lihat Juga :