Harga Minyak Goreng di Kabupaten Sinjai Masih Mahal
Selasa, 01 Februari 2022 - 10:26 WIB
loading...
Harga minyak goreng di pasar-pasar lingkup Kabupaten Sinjai terpantau masih mahal. Foto: SINDOnews/Irman Bagoseng
A
A
A
SINJAI - Harga minyak goreng , terkhusus di pasar lingkup Kabupaten Sinjai terbilang masih mahal. Padahal, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sinjai telah memberi tenggat waktu bagi pedagang di pasar tradisional untuk menerapkan kebijakan satu harga untuk minyak goreng.
Dari penulusuran di pasar pelelangan di Kelurahan Lappa dan Pasar Sentral Sinjai di kelurahan Balangnipa, Selasa (1/2/2022), terpantau harga minyak goreng masih dijual di atas ketentuan Rp14.000 per liter. Mereka masih menjual di kisaran Rp17.000 hingga Rp18.000 per liter.
Salah seorang pedagang, Aty, mengungkapkan masih mahalnya harga minyak goreng di pasar lantarannya stoknya yang minim. Pihaknya belum menerapkan kebijakan satu harga lantaran harga belinya lebih mahal dibandingkan harga yang ditetapkan pemerintah.
Baca Juga: Stok Minyak Goreng di Kota Makassar Makin Meresahkan
"Masih tinggi (mahal) harganya pak, karena susah didapat stoknya. Kami tahu sudah ada imbauan dari pemerintah untuk satu harga , namun modal kami kan belum balik. Kemarin saya beli minyak goreng harga Rp15.000-16.000 per liter dan penjualan saya Rp.18.000 ribu, itu pun untuk mengembalikan modalnya sangat pas-pasan," ungkap Aty yang sehari-hari berjualan di pasar pelelangan.
Dari penulusuran di pasar pelelangan di Kelurahan Lappa dan Pasar Sentral Sinjai di kelurahan Balangnipa, Selasa (1/2/2022), terpantau harga minyak goreng masih dijual di atas ketentuan Rp14.000 per liter. Mereka masih menjual di kisaran Rp17.000 hingga Rp18.000 per liter.
Salah seorang pedagang, Aty, mengungkapkan masih mahalnya harga minyak goreng di pasar lantarannya stoknya yang minim. Pihaknya belum menerapkan kebijakan satu harga lantaran harga belinya lebih mahal dibandingkan harga yang ditetapkan pemerintah.
Baca Juga: Stok Minyak Goreng di Kota Makassar Makin Meresahkan
"Masih tinggi (mahal) harganya pak, karena susah didapat stoknya. Kami tahu sudah ada imbauan dari pemerintah untuk satu harga , namun modal kami kan belum balik. Kemarin saya beli minyak goreng harga Rp15.000-16.000 per liter dan penjualan saya Rp.18.000 ribu, itu pun untuk mengembalikan modalnya sangat pas-pasan," ungkap Aty yang sehari-hari berjualan di pasar pelelangan.
Lihat Juga :