Heboh Pria Kebal Dibacok Geng Motor Ternyata Hoaks, Ini Motifnya
Minggu, 30 Januari 2022 - 21:11 WIB
loading...
Raden Safrizal usai membuat surat pernyataan minta maaf atas aksinya yang mengaku diserang sekelompok anggota geng motor. Foto: Istimewa
A
A
A
JAMBI - Heboh kasus dugaan penyerangan sekelompok yang disebut geng motor dengan korban Raden Syafrizal (27), warga Perumahan Aur Duri beberapa waktu yang lalu, ternyata kabar bohong alias hoaks .
Pasalnya, setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan menemukan sejumlah kejanggalan. Atas kejadian tersebut, Raden Syarizal akhirnya meminta maaf ke publik karena telah membuat laporan palsu.
Baca juga: Jiper Korbannya Tak Mempan Bacok, Kawanan Geng Motor Kabur Terbirit-birit
Kapolsek Telanaipura, AKP Yumika mengakui bahwa Syafrizal telah membuat laporan palsu mengenai dirinya menjadi korban penyerangan.
"Motifnya kesal karena saudaranya pernah jadi korban penyerangan geng motor, supaya pelaku yang menyerang adiknya cepat tertangkap, dia nekat buat laporan palsu," katanya, Minggu (30/1/2022).
Pasalnya, setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan menemukan sejumlah kejanggalan. Atas kejadian tersebut, Raden Syarizal akhirnya meminta maaf ke publik karena telah membuat laporan palsu.
Baca juga: Jiper Korbannya Tak Mempan Bacok, Kawanan Geng Motor Kabur Terbirit-birit
Kapolsek Telanaipura, AKP Yumika mengakui bahwa Syafrizal telah membuat laporan palsu mengenai dirinya menjadi korban penyerangan.
"Motifnya kesal karena saudaranya pernah jadi korban penyerangan geng motor, supaya pelaku yang menyerang adiknya cepat tertangkap, dia nekat buat laporan palsu," katanya, Minggu (30/1/2022).
Lihat Juga :