Polda Jabar Buru Aktor Intelektual Demo Brutal Massa GMBI

Jum'at, 28 Januari 2022 - 09:51 WIB
loading...
Polda Jabar Buru Aktor Intelektual Demo Brutal Massa GMBI
Anggota Ormas GMBI, yang berbuat brutal diringkus Polda Jabar. Foto/iNews TV/Mujib Prayitno
A A A
BANDUNG - Polda Jabar, memburu anggota Ormas GMBI, yang melakukan aksi demonstrasi secara brutal di depan Mapolda Jabar, Kamis (27/1/2022). Dalam pengejaran dan penangkapan yang dilakukan hingga Jumat (28/1/2022) dini hari, berhasil diringkus sejumlah pelaku kerusuhan.

Baca juga: Demo Anarkistis GMBI di Mapolda Jabar, 725 Orang Diamankan dan 16 Positif Narkoba

Hingga saat ini ada sebanyak 724 anggota Ormas GMBI yang ditahan di Polda Jabar, karena melakukan aksi brutal. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Ibrahim Tompo menyebutkan, dari jumlah yang ditahan, sebanyak 17 orang terindikasi mengkonsumsi narkoba, dan 24 orang merupakan residivis.



Satuan Brimob Polda Jabar, mengerahkan kendaraan taktis dan pasukan bersenjata lengkap, untuk menangkap pelaku kerusuhan di wilayah Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jumat (28/1/2022) dini hari.

Baca juga: Asyik Beradu Syahwat di Ruang Tamu Rumah Selingkuhannya, Duda Ini Akhirnya Tewas Bersimbah Darah



"Mereka telah berbuat brutal dengan melakukan perusakan dan pelemparan. Ditemukan juga senjata tajam. Sehingga kami melakukan tindakan tegas terukur, untuk menjaga situasi kembali kondusif," tegas Ibrahim.

Hingga kini, Ibrahim menyatakan, tim Polda Jabar masih memburu aktor intelektual, dan provokator dalam aksi demonstrasi yang digelar secara brutal, dan menimbulkan kerusakan. "Kami juga masih mendata kerusakan yang ditimbulkan akibat kerusuhan ini," tegasnya.

Baca juga: Temuan Puluhan Ribu Batang Tanaman Ganja Menggemparkan Madina

Aksi demonstrasi yang dilakukan anggota Ormas GMBI ini, menurut Ibrahim terkait dengan penanganan kasus pembunuhan di Karawang, pada bulan November 2021. Kasus tersebut sudah ditangani secara profesional oleh polisi, dan kini sudah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk diajukan ke pengadilan.
(eyt)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3106 seconds (11.252#12.26)