Atasi Konflik Agraria, Kejari Kota Pagaralam Pantau Mafia Tanah
Kamis, 20 Januari 2022 - 14:03 WIB
loading...
Kejaksaan Negeri setempat akan membuat Satgas Sistem Informasi Pemberantasan Mafia Tanah. Foto SINDOnews
A
A
A
PAGARALAM - Masih sering ditemukannya konflik agraria di Kota Pagaralam akibat adanya mafia tanah , membuat Kejaksaan Negeri setempat akan membuat Satuan Tugas (Satgas) Sistem Informasi Pemberantasan Mafia Tanah (Sipermata).
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pagaralam, Muhammad Zuhri mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Jaksa Agung Muda Intelejen yang telah melaunching aplikasi Sipermata. Baca juga: Menteri Sofyan Beberkan Modus Mafia Tanah, Ada yang Menyasar Aset BLBI
"Aplikasi dari Kejagung itu untuk memantau pelaksanaan tugas terkait pemberantasan mafia tanah, tidak hanya di Pagaralam tapi juga di seluruh Indonesia. Jadi, tim Satgas ini nantinya melibatkan Seksi Intelijen, Pidum, Pidsus dan Datun," ujar Zuhri, Kamis (20/1/2022).
Melalui aplikasi Sipermata, lanjut Zuhri, tindak tanduk oknum mafia tanah dapat teratasi, sehingga tidak menimbulkan kerugian terhadap pihak tertentu, terlebih menjurus pelanggaran hukum dalam praktiknya.
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pagaralam, Muhammad Zuhri mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Jaksa Agung Muda Intelejen yang telah melaunching aplikasi Sipermata. Baca juga: Menteri Sofyan Beberkan Modus Mafia Tanah, Ada yang Menyasar Aset BLBI
"Aplikasi dari Kejagung itu untuk memantau pelaksanaan tugas terkait pemberantasan mafia tanah, tidak hanya di Pagaralam tapi juga di seluruh Indonesia. Jadi, tim Satgas ini nantinya melibatkan Seksi Intelijen, Pidum, Pidsus dan Datun," ujar Zuhri, Kamis (20/1/2022).
Melalui aplikasi Sipermata, lanjut Zuhri, tindak tanduk oknum mafia tanah dapat teratasi, sehingga tidak menimbulkan kerugian terhadap pihak tertentu, terlebih menjurus pelanggaran hukum dalam praktiknya.
Lihat Juga :