Malapetaka Asal Usul Trowulan Jadi Ibu Kota Kerajaan Majapahit

Senin, 17 Januari 2022 - 05:01 WIB
loading...
Malapetaka Asal Usul Trowulan Jadi Ibu Kota Kerajaan Majapahit
Ilustrasi ibu kota Majapahit. Foto: Istimewa
A A A
SEJARAH lebih mengenal Trowulan sebagai ibu kota Majapahit. Namun, tahukah anda bahwa ibu kota Majapahit juga pernah berada di Tarik. Namun, ada juga yang menyebut Daha, bekas ibu kota Kerajaan Kediri.

Perpindahan ibu kota Majapahit ke Daha, bahkan memicu peperangan hebat dengan Demak. Sekaligus naiknya Demak, sebagai Kerajaan Islam, pada awal abad ke-16 yang dipimpin oleh Raden Patah, penerus Kerajaan Majapahit.

Demikian, ulasan Cerita Pagi hari ini akan membahas tentang riwayat ibu kota kerajaan terbesar di Nusantara itu.

Baca juga: Letusan Dahsyat Gunung Kelud, Menandai Lahirnya Raja Termasyhur Majapahit Hayam Wuruk

Berdasarkan catatan Tom Pires yang berjudul Suma Oriental, pada tahun 1513 di Pulau Jawa ada seorang raja bernama Bhatara Vigiaya atau Bhatara Wijaya. Ibu kota kerajaannya disebut-sebut berada di Dayo atau Daha.

Ada yang menarik dalam memoar Prof. Dr. Ayatrohaedi atau yang akrab disapa Mang Ayat, guru besar widyapurba dan widyabasa FS-FIB Ul. Ayatrohaedi mengungkap sosok yang menentukan Trowulan sebagai ibu kota Majapahit.



Katanya, semua bersumber dari Nagarakretagama, karya Pu Prapanca. Dalam karya itu, Prapanca melakukan penelitian sejarah modern. Dia mengunjungi sejumlah tempat suci, mewawancarai pendeta, dan meminjam prasasti.

Baca: Kisah Syekh Maulana Malik Ibrahim, Memiliki Karomah Turunkan Hujan dan Disegani Raja Majapahit

"Kemudian bermulalah malapetaka itu, berupa penobatan Trowulan sebagai ibu kota Majapahit," tulisnya, seperti dikutip SINDOnews, dari buku memoar Ayatrohaedi, halaman 333.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2412 seconds (10.55#12.26)