Merasa Mampu, Petani di Sleman Kembalikan Bantuan Langsung Tunai

Rabu, 10 Juni 2020 - 22:45 WIB
loading...
Merasa Mampu, Petani...
Warga Klaci, Margoluwih, Seyegan, Sumardi mengembalikan undangan BLT DD kepada pemerintah desa, Rabu (10/6/2020). Foto/Dok Humas Pemkab Sleman
A A A
SLEMAN - Apa yang dilakukan warga Klaci, Margoluwih, Seyegan, Sleman ini pantut diacungi jempol. Meski masuk dalam daftar penerima bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD), tapi karena merasa tidak berhak ia mengembalikannya. Sikap tersebut kontras dengan kebanyakan warga yang berebut mendapatkan bantuan sosial di masa pandemi virus corona.

Warga Klaci itu bernama Sumardi. Dirinya tercatat sebagai penerima BLT DD sebesar Rp600.000/bulan, yang diterimakan selama tiga bulan. Bantuan itu diberikan kepada warga terdampak COVID-19 .

Sumardi menjelaskan alasan mengembalikan BLT DD. Dia merasa mampu serta masih bisa bekerja dan berusaha. Masih ada yang lebih membutuhkan bantuan itu dibandingkan dirinya. "Masih ada yang lebih berhak dan membutuhkan ketimbang saya," kata Sumardi, Rabu (10/6/2020).(Baca juga: Update Corona Sleman: 96 Pasien Positif, 77 Sembuh, Empat Meninggal )

Sumardi berharap apa yang dilakukan bisa bermanfaat bagi warga atau sebagian masyarakat lain yang memang membutuhkan. "Meski tidak menerima, tapi saya mengucapkan terima kasih kepada RT/RW, Dukuh dan perangkat desa yang telah memberikan bantuan," kata Sumadi yang bekerja sebagai petani itu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sleman , Budiharjo mengatakan, memang tidak semua yang terdaftar sebagai penerima BLT DD, mengambilnya. Selain Sumardi, ada sekitar 20 warga lain yang mengembalikan dengan alasan sama, yaitu merasa tidak berhak, karena sudah mampu, masih kuat bekerja dan berusaha, sehingga lebih baik diberikan kepada yang lebih membutuhkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perayaan 1 Dekade, Environesia...
Perayaan 1 Dekade, Environesia Group Gelar Aksi Donor Darah
Ahli Hukum Nilai Kasus...
Ahli Hukum Nilai Kasus Sri Purnomo Dipaksakan, Tak Bisa Dihukum jika Tidak Ada Mens Rea
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan...
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan Pelanggaran Pilkada Semestinya Diproses melalui Bawaslu
Keputusan Kejari Sleman...
Keputusan Kejari Sleman Menutup Perkara Hogi Minaya Dinilai Tepat
Sang Suami Dijadikan...
Sang Suami Dijadikan Tersangka Kasus Penjambret Tewas di Sleman, Istri Minta Keadilan
Kantorpos Salurkan BLTS...
Kantorpos Salurkan BLTS Kesra di Aceh Timur dan Kota Langsa
Kejari Sleman Minta...
Kejari Sleman Minta Maaf dan Siap Hentikan Perkara Hogi Minaya
Kasat Lantas Polresta...
Kasat Lantas Polresta Sleman Ikut Dicopot Buntut Kasus Hogi Minaya
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Rekomendasi
Perjuangan Iran di Piala...
Perjuangan Iran di Piala Dunia 2026 Sentuh Hati Infantino
KPK Panggil Bupati Indragiri...
KPK Panggil Bupati Indragiri Hulu terkait Kasus Ajudan Gubernur Abdul Wahid
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Berita Terkini
Video Detik-detik Penangkapan...
Video Detik-detik Penangkapan Roy Suryo Diputar di Sidang Praperadilan
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Melirik Geliat Transformasi...
Melirik Geliat Transformasi Digital dan Rahasia Transaksi Aman Masyarakat Kediri
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved