Punya Riwayat Jantung dan Hypertensi, IRT di Luwu Pingsan Setelah Vaksin
Rabu, 12 Januari 2022 - 21:54 WIB
loading...
A
A
A
"Pak Kapolsek juga minta ke saya, minta tolong jangan ada kasi masuk media. Tapi saya tidak jamin jika keluargaku tahu, dan Pak Kapolsek bilang kita selesaikan secara kekeluargaan. Yang saya sayangkan, vaksin harusnya ada dokter tapi dokternya tidak ada dan sudah laporkan ini ke Ombudsman kasus saya," katanya.
Untuk diketahui kondisi Magrifa saat ini tidak sehat, kondisi badannya loyo dan masih mengalami sakit kepala. "Hasil CT-scan kepala ku tidak apa ji kata dokter. Saya sempat dirawat 4 hari di ICU," sebutnya.
Baca Juga: Vaksinasi Booster di Sumsel Dimulai, Ini Daftar 11 Daerah yang Memenuhi Syarat
Kepala Dinas Kesehatan, dr Rosnawary Basir, dikonfirmasi mengaku tidak tahu adanya kasus ini. "Saya tidak tahu kasus ini, ini laporannya ke mana karena saya sudah cek di tim Polres dan Puskesmas tidak ada laporan," katanya.
Kapolsek Bua, AKP Syarief Sikati, belum bisa dikonfirmasi. Nomor HP miliknya aktif namun tidak diangkat saat dihubungi. Begitupun saat di hubungi via WA, tidak dibalas.
Untuk diketahui kondisi Magrifa saat ini tidak sehat, kondisi badannya loyo dan masih mengalami sakit kepala. "Hasil CT-scan kepala ku tidak apa ji kata dokter. Saya sempat dirawat 4 hari di ICU," sebutnya.
Baca Juga: Vaksinasi Booster di Sumsel Dimulai, Ini Daftar 11 Daerah yang Memenuhi Syarat
Kepala Dinas Kesehatan, dr Rosnawary Basir, dikonfirmasi mengaku tidak tahu adanya kasus ini. "Saya tidak tahu kasus ini, ini laporannya ke mana karena saya sudah cek di tim Polres dan Puskesmas tidak ada laporan," katanya.
Kapolsek Bua, AKP Syarief Sikati, belum bisa dikonfirmasi. Nomor HP miliknya aktif namun tidak diangkat saat dihubungi. Begitupun saat di hubungi via WA, tidak dibalas.
(agn)
Lihat Juga :