Dua Petani Tewas di Area Persawahan Diduga Tersengat Listrik
Kamis, 23 Desember 2021 - 19:16 WIB
loading...
Petani di Maros tewas diduga tersengat listrik. Foto: Ilustrasi/Sindonews
A
A
A
MAROS - Dua petani warga Lingkungan Barugae, Kelurahan Mariopulana, Kecamatan Camba masing-masing Dg Ralak (70) anaknya Supriadi (40) meregang nyawa di area persawahan miliknya, karena diduga memegang kabel listrik yang putus di area persawahan.
Kuat dugaan kabel listrik yang putus tersebut diakibatkan sambaran petir yang terjadi Kamis malam. Sementara kedua korban ditemukan terlentang dipematangan sawah dalam kondisi tak lagi bernyawa, Kamis pagi (23/12/2021).
Baca Juga: Teknisi AC Tewas Tersengat Listrik di Serpong, Tangan Melepuh
Salah seorang tetangga korban Arman mengatakan, pada malam harinya wilayah Camba telah diguyur hujan lebat, disertai petir dan angin kencang. Kedua korban diduga mau ke sawah untuk melihat tanaman cabainya. Namun diperjalanan korban Dg Ralak diduga menginjak kabel listrik yang putus tersebut hingga terjatuh dan langsung tewas.
"Diduga korban menginjak kabel yang masih ada aliran listriknya hingga terputar putar hingga langsung tewas," ujar Arman.
Ditambahkan Arman saat korban terputar, salah seorang anak sekolah yang hanya melihat korban dari kejauhan menyampaikan ke anak korban, yang kebetulan juga berada di sawah yang tidak jauh dari tempat bapaknya tersengat listrik.
Mendapatkan kabar dari anak sekolah tersebut lanjut Arman, korban Supriadi menuju ke lokasi dimana bapaknya terputar putar.
Kuat dugaan kabel listrik yang putus tersebut diakibatkan sambaran petir yang terjadi Kamis malam. Sementara kedua korban ditemukan terlentang dipematangan sawah dalam kondisi tak lagi bernyawa, Kamis pagi (23/12/2021).
Baca Juga: Teknisi AC Tewas Tersengat Listrik di Serpong, Tangan Melepuh
Salah seorang tetangga korban Arman mengatakan, pada malam harinya wilayah Camba telah diguyur hujan lebat, disertai petir dan angin kencang. Kedua korban diduga mau ke sawah untuk melihat tanaman cabainya. Namun diperjalanan korban Dg Ralak diduga menginjak kabel listrik yang putus tersebut hingga terjatuh dan langsung tewas.
"Diduga korban menginjak kabel yang masih ada aliran listriknya hingga terputar putar hingga langsung tewas," ujar Arman.
Ditambahkan Arman saat korban terputar, salah seorang anak sekolah yang hanya melihat korban dari kejauhan menyampaikan ke anak korban, yang kebetulan juga berada di sawah yang tidak jauh dari tempat bapaknya tersengat listrik.
Mendapatkan kabar dari anak sekolah tersebut lanjut Arman, korban Supriadi menuju ke lokasi dimana bapaknya terputar putar.
Lihat Juga :