Klaster Rokok Tulungagung Penyumbang Terbesar Positif COVID-19 Kediri
Selasa, 09 Juni 2020 - 13:36 WIB
loading...
Klaster pabrik rokok Kabupaten Tulungagung, terus menyumbang jumlah kasus COVID-19 di Kabupaten Kediri. Foto/Ilustrasi
A
A
A
KEDIRI - Klaster pabrik rokok Kabupaten Tulungagung, terus menyumbang jumlah kasus COVID-19 di Kabupaten Kediri. Dari 12 orang warga Kabupaten Kediri yang diumumkan sebagai angka baru positif COVID-19 pada Senin (8/6/2020) malam, enam orang di antaranya buruh pabrik rokok Simustika Tulungagung, dan tiga buruh rokok Araya Tulungagung.
(Baca juga: Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Kualifikasi Piala Dunia 2022 )
"Terdapat 12 tambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Kediri," ujar Ahmad Chotib, juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kediri dalam keterangan rilisnya. Sebanyak enam orang buruh rokok Simustika merupakan warga Kecamatan Wates, dan Kecamatan Ngadiluwih.
Dengan tambahan enam angka baru itu, jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Kediri, yang berasal dari klaster pabrik rokok Simustika Tulungagung menjadi 50 orang. "Semuanya melakukan isolasi mandiri," papar Ahmad Chotib.
Kemudian tiga orang dari klaster buruh pabrik rokok Araya Tulungagung semuanya warga Kecamatan Mojo. Dengan tambahan tersebut jumlah kasus positif COVID-19 yang berasal dari klaster pabrik rokok Araya Tulungagung menjadi tujuh orang.
(Baca juga: Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Kualifikasi Piala Dunia 2022 )
"Terdapat 12 tambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Kediri," ujar Ahmad Chotib, juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kediri dalam keterangan rilisnya. Sebanyak enam orang buruh rokok Simustika merupakan warga Kecamatan Wates, dan Kecamatan Ngadiluwih.
Dengan tambahan enam angka baru itu, jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Kediri, yang berasal dari klaster pabrik rokok Simustika Tulungagung menjadi 50 orang. "Semuanya melakukan isolasi mandiri," papar Ahmad Chotib.
Kemudian tiga orang dari klaster buruh pabrik rokok Araya Tulungagung semuanya warga Kecamatan Mojo. Dengan tambahan tersebut jumlah kasus positif COVID-19 yang berasal dari klaster pabrik rokok Araya Tulungagung menjadi tujuh orang.
Lihat Juga :