Puluhan Muda-mudi Ditemukan Tak Kenakan Baju di Kamar Hotel, Diduga Gelar Pesta Terlarang

Minggu, 19 Desember 2021 - 01:11 WIB
loading...
Puluhan Muda-mudi Ditemukan Tak Kenakan Baju di Kamar Hotel, Diduga Gelar Pesta Terlarang
Petugas gabungan melakukan razia disejumlah rumah penginapan dan hotel di Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Foto/iNews TV/Erwin Eka Pratama
A A A
PAREPARE - Petugas gabungan dari Satpol PP Kota Parepare, Sulawesi Selatan, bersama TNI dan Polri, secara mendadak melakukan razia disejumlah tempat penginapan dan hotel kelas melati, Sabtu (18/12/2021) tengah malam, hingga Minggu (19/12/2021) dini hari.

Baca juga: Tengah Asyik Berkeringat Tanpa Baju di Kamar Hotel, Pasangan Selingkuh Ini Kaget Digedor Polisi

Dari razia tersebut, hasilnya sangat mencengangkan. Petugas gabungan mendapati puluhan muda-mudi yang menginap di kamar hotel tanpa ikatan pernikahan yang sah. Mereka bahkan masih banyak yang anak-anak.



Saat digeledah, pasangan muda-mudi yang berada di kamar hotel tidak mampu menunjukan kartu identitas diri bahwa mereka merupakan pasangan suami istri. Dalam penggeledahan tersebut, petugas juga menemukan pasangan yang masih belum mengenakan baju.

Baca juga: Merapi Meletus, Muntahkan Wedus Gembel Sejauh 2 Km ke Barat Daya

Sekretaris Satpol PP Kota Parepare, Ulfa Lanto mengatakan, razia ini dilakukan untuk menindak lanjuti laporan masyarakat, tentang adanya dugaan jaringan protistusi online disejumlah hotel. Ada 10 pasangan mesum yang berhasil diringkus.

Puluhan Muda-mudi Ditemukan Tak Kenakan Baju di Kamar Hotel, Diduga Gelar Pesta Terlarang


"Dari laporan masyarakat, diketahui telah terjadi praktik prostitusi online dengan memanfaatkan aplikasi di ponsel. Makanya kami gencarkan melakukan razia, untuk memberantas penyakit masyarakat (Pekat) jelang libur Nataru," tegasnya.

Baca juga: Dahsyatnya Senjata Biologis Mataram dalam Penaklukan Surabaya Picu Wabah Penyakit dan Kelaparan

Mereka yang terjaring razia, langsung digelandang ke Kantor Satpol PP Kota Parepare, untuk dilakukan pemeriksaan, pendataan dan pembinaan. Ulfa menyebut, karena banyak yang masih anak-anak, maka pembinaannya dilakukan dengan melibatkan orang tua.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1588 seconds (10.55#12.26)