Jadi Korban Mafia Tanah, Warga Bandung Mengadu ke Presiden Jokowi

Jum'at, 10 Desember 2021 - 20:07 WIB
loading...
Jadi Korban Mafia Tanah,...
Wianto Leiman, warga KBB bersama pengacaranya menunjukkan salinan surat aduan terkait perkara hukumnya kepada Presiden Jokowi. Foto/Ist.
A A A
BANDUNG BARAT - Wianto Leiman nekat menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi). Warga Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat tersebut, mengadukan perkara hukum yang tengah dihadapinya.

Baca juga: 3 Update Terbaru Kasus Mafia Tanah yang Merugikan Nirina Zubir Rp17 Miliar

Langkah tersebut diambil Wianto, setelah dirinya merasa menjadi korban praktik mafia tanah. Surat tersebut dikirimkan Wianto pada 1 Desember 2021. Surat ditujukan kepada Presiden Jokowi yang beralamat di di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka 3, Jakarta Pusat.



Wianto menuturkan, kasus yang dihadapinya bermula saat dirinya membeli tanah seluas 17 ribu meter persegi di Kabupaten Subang. Wianto sudah mengantongi sertifikat hak milik (SHM) lahan tersebut sejak 1983 silam.

Baca juga: Kisah Nyimas Utari, Telik Sandi Cantik dari Mataram yang Memenggal Kepala Gubernur Jenderal JP Coen

Namun, lanjut Wianto, tiba-tiba ada pihak lain berinisial N yang menyerobot tanahnya dengan modal foto kopi tulisan tangan yang menyebutkan, bahwa tanah seluas 17 ribu meter persegi itu merupakan tanah warisan dari mantan suaminya.

Menurut Wianto, sengketa kepemilikan tanah itu sempat berproses di Pengadilan Negeri (PN) Subang, dan Wianto dinyatakan menang atas sengketa tersebut. Namun, pada tingkat banding hingga tingkat kasasi dia dinyatakan kalah.

"Seluruh fakta-fakta yang sebenarnya sudah diputarbalikkan. Selain itu, alasan-alasan dalam pertimbangan hukum untuk mengalahkan saya dan menghilangkan hak saya sangat tidak rasional dan bertentangan dengan fakta yang ada," ungkap Wianto di Bandung, Jumat (10/12/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
83 Kantong Jenazah Dievakuasi...
83 Kantong Jenazah Dievakuasi dari Lokasi Longsor Bandung Barat, Pencarian Dilanjutkan
Tinjau Korban Longsor...
Tinjau Korban Longsor di Cisarua, Stafsus Menag: Bagian dari Traumatic Healing
Hari Kedelapan Operasi...
Hari Kedelapan Operasi SAR Longsor Bandung Barat, Total 70 Kantong Jenazah Dievakuasi
Update Pencarian Korban...
Update Pencarian Korban Longsor Bandung Barat, Tim SAR Evakuasi 7 Kantong Jenazah
5 Jenazah Korban Longsor...
5 Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung Barat Ditemukan, Total 60 Korban
Tim DVI Berhasil Identifikasi...
Tim DVI Berhasil Identifikasi 20 Jenazah Korban Longsor Cisarua
Update Longsor Cisarua...
Update Longsor Cisarua Bandung Barat: 42 Kantong Jenazah Ditemukan Tim SAR
Tragedi Latihan Pratugas:...
Tragedi Latihan Pratugas: 23 Marinir Gugur dalam Longsor Cisarua Bandung Barat
Detik-Detik KDM & Tim...
Detik-Detik KDM & Tim Gabungan Temukan Tiga Korban Longsor di Bandung Barat
Rekomendasi
Dari Rasa Penasaran...
Dari Rasa Penasaran Menjadi Inspirasi, Inilah Kisah Hery Lain Sisi
Messi Pemersatu, Ronaldo...
Messi Pemersatu, Ronaldo Biang Masalah Portugal
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar The Future of Jakarta: JAKI Smart City Innovation & Digital Public Service, Kupas Inovasi Layanan Publik Digital
Berita Terkini
Video Detik-detik Penangkapan...
Video Detik-detik Penangkapan Roy Suryo Diputar di Sidang Praperadilan
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Melirik Geliat Transformasi...
Melirik Geliat Transformasi Digital dan Rahasia Transaksi Aman Masyarakat Kediri
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved