Antar Saudara Angkat Pulang, Pelajar SMA Ditemukan Tewas dengan 7 Luka Tusuk

Kamis, 09 Desember 2021 - 05:13 WIB
loading...
Antar Saudara Angkat Pulang, Pelajar SMA Ditemukan Tewas dengan 7 Luka Tusuk
Ilustrasi perampokan disertai pembunuhan. Foto: Istimewa/SINDOnews
A A A
OGAN ILIR - Seorang pelajar ditemukan tewas bersimbah darah, di Kabupaten Ogan Ilir , Sumatera Selatan. Dari tubuhnya, ditemukan tujuh luka tusuk senjata tajam. Jenazah korban ditemukan tadi malam.

Diketahui, korban bernama Muksinin, warga Desa Ulak Kerbau Lama, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Korban ditemukan tewas mengenaskan dengan tubuh penuh luka bacok.

Sobirin, paman korban mengatakan, motor yang dikendari korban juga hilang. Mayat korban pertama kali ditemukan oleh warga Desa Rantau Panjang Ilir di kebun warga, tepatnya di bawah pohon jambu.

Baca juga: Pasangan Kekasih di Kota Medan Kompak Melakukan Begal Motor

"Korban masih duduk di bangku Kelas 2 SMA. Saat itu, korban pergi mengantar keluarga angkanya yang bernama S atas perintah dari orang tuanya ke daerah Rantau Panjang. Berangkat tadi siang," Rabu (8/12/2021).

Namun, hingga malam korban tidak kunjung pulang. Hal ini membuat pihak keluarga cemas dan akhirnya mencarinya.



"Karena sudah malam korban tidak pulang, akhirnya keluarga mencarinya. Ternyata, ada yang menemukan mayat pria dan korban ditemukan sudah meninggal dunia dengan tubuh penuh luka tusuk," sambungnya.

Baca: Tersinggung Disebut Reseh Saat Mabuk Tuak, Pemuda Ogan Ilir Tusuk Teman hingga Tewas

Selain kehilangan nyawa, korban juga kehilangan motor dan telepon genggamnya. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD Tanjung Senai. Sementara itu, polisi langsung mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan.

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Raja Ipda Edi Wijaya mengatakan, hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan.

Baca: Terungkap! Pernah Jadi Korban Seks Menyimpang, Guru Agama Cabuli 26 Murid di Ogan Ilir

"Dugaan sementara, korban dibegal. Kami juga masih mencari keluarga angkat yang sempat diantar korban, karena hingga saat ini masih belum diketahui keberadaannya," pungkasnya.
(hsk)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2604 seconds (11.252#12.26)