Tersinggung Disebut Reseh Saat Mabuk Tuak, Pemuda Ogan Ilir Tusuk Teman hingga Tewas
Kamis, 11 November 2021 - 14:39 WIB
loading...
Lukman (30) warga Payalingkung, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, tega menusuk teman satu kampungnya, Muniin. Foto/SINDOnews/Dede Febriansyah
A
A
A
OGAN ILIR - Sungguh keterlaluan kelakuan Lukman (30). Warga Payalingkung, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan tersebut, dengan sadis menusuk temannya sendiri, Muni'in hingga tewas.
Baca juga: Sedang Belanja di Bawah Jembatan Ampera, Pria Ini Ditusuk Perempuan Tak Dikenal
Polisi bergerak cepat, dan berhasil menangkap tersangka. Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy mengatakan, peristiwa penganiayaan yang membuat korbannya tewas tersebut, dilatarbelakangi pelaku yang tidak terima dibilang reseh saat minum tuak.
" Penganiayaan berat, hingga mengakibatkan korban meninggal dunia ini terjadi pada Selasa (9/11/2021) malam sekitar pukul 23.30 WIB. Pemicunya hanya karena masalah sepele," ujar Yusantiyo, Kamis (11/11/2021).
Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Dibunuh, Fakta Baru: Yosef Sempat Masuk TKP 1 Hari Setelah Pembunuhan
Yusantiyo menambahkan, kronologi pembunuhan ini berawal saat tersangka membeli minuman tuak di sebuah warung. Saat sedang menenggak tuak, korban mengucapkan kata-kata yang tidak berkenan terhadap tersangka. "Menurut pengakuan tersangka, dia dibilang reseh kalau sedang minum. Tersangka juga mengaku dimaki-maki korban," ungkapnya.
Baca juga: Sedang Belanja di Bawah Jembatan Ampera, Pria Ini Ditusuk Perempuan Tak Dikenal
Polisi bergerak cepat, dan berhasil menangkap tersangka. Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy mengatakan, peristiwa penganiayaan yang membuat korbannya tewas tersebut, dilatarbelakangi pelaku yang tidak terima dibilang reseh saat minum tuak.
" Penganiayaan berat, hingga mengakibatkan korban meninggal dunia ini terjadi pada Selasa (9/11/2021) malam sekitar pukul 23.30 WIB. Pemicunya hanya karena masalah sepele," ujar Yusantiyo, Kamis (11/11/2021).
Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Dibunuh, Fakta Baru: Yosef Sempat Masuk TKP 1 Hari Setelah Pembunuhan
Yusantiyo menambahkan, kronologi pembunuhan ini berawal saat tersangka membeli minuman tuak di sebuah warung. Saat sedang menenggak tuak, korban mengucapkan kata-kata yang tidak berkenan terhadap tersangka. "Menurut pengakuan tersangka, dia dibilang reseh kalau sedang minum. Tersangka juga mengaku dimaki-maki korban," ungkapnya.
Lihat Juga :