Bripda Randy, Kekasih Mahasiswi Cantik Tewas Bunuh Diri Ditahan karena Menyuruh 2 Kali Aborsi

Sabtu, 04 Desember 2021 - 22:41 WIB
loading...
Bripda Randy, Kekasih Mahasiswi Cantik Tewas Bunuh Diri Ditahan karena Menyuruh 2 Kali Aborsi
Bripda Randy akhirnya ditahan karena menyuruh dua kali aborsi. Randy merupakan kekasih Novia Widyasari Rahayu yang tewas bunuh diri di atas pusara ayahnya. Foto/Ist
A A A
MOJOKERTO - Polda Jatim bergerak cepat menyelidiki kasus bunuh diri tenggak racun gadis cantik, Novia Widyasari Rahayu (23) di atas pusara ayahnya di Mojokerto. Hasilnya, polisi menahan Bripda Randy, kekasih Novia, mahasiswi perguruan tinggi negeri di Malang.

Bripda Randy yang merupakan anggota Polres Pasuruan ditahan karena dengan sengaja menyuruh Novia melakukan aborsi sebanyak 2 kali. Novia yang tinggal di Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto akhirnya memilih mengakhiri hidupnya pada Kamis sore (2/12/2021).

Baca juga: Ayah Randy, Kekasih Mahasiswi Cantik yang Tewas Tragis Bunuh Diri Anggota DPRD?

Wapolda Jatim, Brigjen Slamet Hadi Supraptoyo menjelaskan, setelah kasus ini viral kepolisian langsung melakukan penyelidikan yang dilakukan tim gabungan Polres Mojokerto dan Direskrimum Polda Jawa Timur.

Polisi langsung melakukan pemeriksaan terhadap Bripda Randy. Dari hasil pemeriksaan diketahui jika Randy dan Novia berkenalan di suatu acara pembukaan toko distro di Malang pada Oktober 2019. Selanjutnya mereka bertukar nomer handphone dan berpacaran.

"Saat pacaran mereka telah melakukan hubungan layaknya seperti suami-istri di berbagai kost mereka di Malang dan hotel," ungkap Wakapolda saat jumpa pers di Polres Mojokerto, Sabtu malam (4/12/2021).





Hingga akhirnya Novia hamil sebanyak dua kali. Selanjutnya pada Maret 2021 dan Agustus 2021 Bripda Randy menyuruh Novia menggugurkan kandungan dengan obat khusus.

Baca juga: Menyayat Hati, Ternyata Ini Penyebab Mahasiswi Cantik Bunuh Diri di Pusara Ayahnya

Atas perbuatanya, Bripda Randy langsung ditahan dan dijerat dengan Pasal 348 KUHP junto pasal 55 KUHP tentang sengaja menggugurkan kandungan atau mematikan janin dengan ancaman lima tahun penjara. Kepolisian juga akan melakukan proses pidana sidang kode etik terhadap Bripda Randy yang terancam sanksi pemecatan.
(shf)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1567 seconds (10.177#12.26)