Warga Jenuh dengan Aksi Marah-marah Pejabat di Ruang Publik
Minggu, 07 Juni 2020 - 14:31 WIB
loading...
A
A
A
Pengamat politik, Ali Rifan menilai aksi marah-marah Risma di ruang publik justru memperburuk keadaan. Ali mengatakan seharusnya sebagai pemangku kebijakan, Risma bisa menyelesaikan masalah bantuan dari BNPB secara musyawarah di internal pemerintah Provinsi Jatim.
"Rakyat sudah jenuh dengan drama di ruang publik. Semua harus kerja serius untuk kepentingan rakyat. Tontonan drama di panggung politik nasional (soal perbedaan pendapat dan data) dalam penanganan COVID-19 sudah cukup membuat publik kecewa. Sebaiknya jangan ditambah lagi di daerah, ikut-ikutan. Lakukan tertib politik. Laksanakan amanah rakyat," harapnya.
Ali mengatakan seharusnya seluruh pejabat saling gotong royong bersinergi dalam melakukan penanganan COVID-19. Bukan malah saling menyalahkan yang berakibat makin memperkeruh suasana. "Sebaiknya, tidak semua di-share ke publik dalam situasi sekarang, kalau itu urusan internal. Kasihan rakyat di tengah situasi sulit sekarang harus disesaki oleh drama-drama yang kadang tidak perlu," tandasnya.
"Rakyat sudah jenuh dengan drama di ruang publik. Semua harus kerja serius untuk kepentingan rakyat. Tontonan drama di panggung politik nasional (soal perbedaan pendapat dan data) dalam penanganan COVID-19 sudah cukup membuat publik kecewa. Sebaiknya jangan ditambah lagi di daerah, ikut-ikutan. Lakukan tertib politik. Laksanakan amanah rakyat," harapnya.
Ali mengatakan seharusnya seluruh pejabat saling gotong royong bersinergi dalam melakukan penanganan COVID-19. Bukan malah saling menyalahkan yang berakibat makin memperkeruh suasana. "Sebaiknya, tidak semua di-share ke publik dalam situasi sekarang, kalau itu urusan internal. Kasihan rakyat di tengah situasi sulit sekarang harus disesaki oleh drama-drama yang kadang tidak perlu," tandasnya.
(shf)
Lihat Juga :