Tiba di Bandara Kualanamu dari Malaysia, 150 TKI Langsung Dibawa ke Cadika Lubukpakam
Minggu, 07 Juni 2020 - 10:16 WIB
loading...
Sebanyak 150 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Malaysia tiba di Bandara Internasional Kualanamu (KNIA), Sabtu (6/6/2020) sore. (Foto/Ist)
A
A
A
MEDAN - Sebanyak 150 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Malaysia tiba di Bandara Internasional Kualanamu (KNIA), Sabtu (6/6/2020) sore.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) R Sabrina meninjau langsung kedatangan TKI yang mayoritas dideportasi negara jiran tersebut, guna memastikan mereka mendapat fasilitas dan layanan yang layak. (BACA JUGA: Kisah Pariani dan Amran, Korban PHK Perusahaan Crumb Rubber di Asahan)
TKI yang tiba di KNIA kali terdiri dari 112 laki-laki, 30 wanita, 6 balita dan 2 bayi. Para TKI ini dipastikan bebas Covid-19, karena menurut keterangan Sabrina pihak Malaysia sudah melakukan tes swab sebelum dipulangkan ke Indonesia.
“Totalnya 150 orang dan ada anak kecil, termasuk bayi berusia 7 bulan. Kita ingin pastikan mereka terlayani dengan baik di sini, walau tidak semua dari Sumut,” kata Sabrina, usai meninjau langsung tempat persinggahan sementara para TKI di Cadika Lubuk Pakam, Deliserdang.
Selanjutnya para TKI yang berasal dari sejumlah kabupaten/kota di Sumut dan beberapa provinsi akan dijemput pemerintah daerahnya masing-masing. Selama berada di tempat persinggahan, Sabrina memastikan mereka akan mendapat pelayanan yang layak.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) R Sabrina meninjau langsung kedatangan TKI yang mayoritas dideportasi negara jiran tersebut, guna memastikan mereka mendapat fasilitas dan layanan yang layak. (BACA JUGA: Kisah Pariani dan Amran, Korban PHK Perusahaan Crumb Rubber di Asahan)
TKI yang tiba di KNIA kali terdiri dari 112 laki-laki, 30 wanita, 6 balita dan 2 bayi. Para TKI ini dipastikan bebas Covid-19, karena menurut keterangan Sabrina pihak Malaysia sudah melakukan tes swab sebelum dipulangkan ke Indonesia.
“Totalnya 150 orang dan ada anak kecil, termasuk bayi berusia 7 bulan. Kita ingin pastikan mereka terlayani dengan baik di sini, walau tidak semua dari Sumut,” kata Sabrina, usai meninjau langsung tempat persinggahan sementara para TKI di Cadika Lubuk Pakam, Deliserdang.
Selanjutnya para TKI yang berasal dari sejumlah kabupaten/kota di Sumut dan beberapa provinsi akan dijemput pemerintah daerahnya masing-masing. Selama berada di tempat persinggahan, Sabrina memastikan mereka akan mendapat pelayanan yang layak.
Lihat Juga :