Korban Pencabulan Ayah Kandung Sejak 2009 di Salatiga Jalani Trauma Healing
Kamis, 25 November 2021 - 06:49 WIB
loading...
Pelaku pencabulan anak kandung. Foto: Angga/SINDOnews
A
A
A
SALATIGA - Pemkot Salatiga melakukan pendampingan kepada korban pencabulan ayah kandungnya sendiri, berinisial LS (16) dan ibunya. Selain itu, LS dan ibunya juga mendapatkan trauma healing dari psikolog.
Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan, ada dua dinas teknis yakni, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dan Dinas Sosial yang turun untuk menangani kasus pencabulan anak kandung ini.
"Kami sudah menurunkan tim untuk membantu korban dan keluarganya. Sedangkan kasus hukumnya ditangani Polres Salatiga,” kata Yuliyanto, kepada wartawan, Rabu (24/11/2021).
Baca juga: Terjerat Pencabulan dan Pengeroyokan, 6 Anak-anak Dijebloskan ke Sel Tahanan Khusus
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga Wuri Pujiastuti mengatakan, Dinas P3A sudah melangkah semenjak guru bimbingan konseling (BK) sekolah tempat korban belajar.
DP3A bersama pihak kepolisian langsung mengamankan korban untuk penanganan selanjutnya. Pemkot Salatiga juga memberikan bantuan untuk keperluan sehari-hari kepada korban dan keluarganya.
Baca: Diperiksa Pagi Hingga Malam, Dosen Unri Tersangka Pencabulan Mahasiswi Tak Ditahan
Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan, ada dua dinas teknis yakni, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dan Dinas Sosial yang turun untuk menangani kasus pencabulan anak kandung ini.
"Kami sudah menurunkan tim untuk membantu korban dan keluarganya. Sedangkan kasus hukumnya ditangani Polres Salatiga,” kata Yuliyanto, kepada wartawan, Rabu (24/11/2021).
Baca juga: Terjerat Pencabulan dan Pengeroyokan, 6 Anak-anak Dijebloskan ke Sel Tahanan Khusus
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga Wuri Pujiastuti mengatakan, Dinas P3A sudah melangkah semenjak guru bimbingan konseling (BK) sekolah tempat korban belajar.
DP3A bersama pihak kepolisian langsung mengamankan korban untuk penanganan selanjutnya. Pemkot Salatiga juga memberikan bantuan untuk keperluan sehari-hari kepada korban dan keluarganya.
Baca: Diperiksa Pagi Hingga Malam, Dosen Unri Tersangka Pencabulan Mahasiswi Tak Ditahan
Lihat Juga :