ACT Lakukan Pemberdayaan Pondok Pesantren Prasejahtera
Selasa, 23 November 2021 - 11:04 WIB
loading...
Penyaluran bantuan bibit pangan oleh ACT di Pondok Pesantren Markaz Tarbiyah Amal Jamaatul Muslimin, Kabupaten Gowa. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) berikhtiar dalam memerangi krisis kelaparan yang marak terjadi. Hal ini juga sering didapatkan di pondok pendidikan pelosok yaitu pesantren prasejahtera.
Ikhtiar itu salah satunya diwujudkan melalui pemberian bantuan berupa bibit pangan di Pondok Pesantren Markaz Tarbiyah Amal Jamaatul Muslimin, Kelurahan Cikoro, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa .
Pimpinan Pondok, Ustaz Hamid mengatakan bantuan itu akan menjadi solusi pemenuhan pangan bagi di Pondok yang selama ini hanya mengandalkan belas kasih dari orang lain.
"Di pesantren kami, anak-anak kadang hanya makan nasi dengan kerupuk, bantuan bibit pangan dari pemberdayaan ACT sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pangan santri kedepannya," jelas Ustaz Hamid, Selasa (23/11/2021).
Baca Juga: Pemerintah Terus Dorong Pemberdayaan Petani Kelapa Sawit
Pemberdayaan ekonomi masyarakat prasejahtera yang dilakukan secara mandiri akan menjadi solusi kesejahteraan bagi masyarakat. Terlebih lagi untuk mendukung proses belajar generasi bangsa di pondok pesantren yang mengalami krisis pangan.
Koordinator implementator ACT Sulsel, Firman mengatakan, aksi ini dilakukan dalam rangka pendampingan pemberdayaan pondok pesantren prasejahtera. Bantuan di dalamnya berupa bibit pertanian sayur-sayuran yang akan ditanam di atas lahan seluas setengah hektare milik pondok.
Ikhtiar itu salah satunya diwujudkan melalui pemberian bantuan berupa bibit pangan di Pondok Pesantren Markaz Tarbiyah Amal Jamaatul Muslimin, Kelurahan Cikoro, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa .
Pimpinan Pondok, Ustaz Hamid mengatakan bantuan itu akan menjadi solusi pemenuhan pangan bagi di Pondok yang selama ini hanya mengandalkan belas kasih dari orang lain.
"Di pesantren kami, anak-anak kadang hanya makan nasi dengan kerupuk, bantuan bibit pangan dari pemberdayaan ACT sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pangan santri kedepannya," jelas Ustaz Hamid, Selasa (23/11/2021).
Baca Juga: Pemerintah Terus Dorong Pemberdayaan Petani Kelapa Sawit
Pemberdayaan ekonomi masyarakat prasejahtera yang dilakukan secara mandiri akan menjadi solusi kesejahteraan bagi masyarakat. Terlebih lagi untuk mendukung proses belajar generasi bangsa di pondok pesantren yang mengalami krisis pangan.
Koordinator implementator ACT Sulsel, Firman mengatakan, aksi ini dilakukan dalam rangka pendampingan pemberdayaan pondok pesantren prasejahtera. Bantuan di dalamnya berupa bibit pertanian sayur-sayuran yang akan ditanam di atas lahan seluas setengah hektare milik pondok.
Lihat Juga :