Sedekah Buku Iqro, Permudah Anak-anak Belajar Membaca Al-Quran
Senin, 20 Juni 2022 - 19:06 WIB
loading...
Santri Pesantren Riyadul Mubtadi Ilmu menerima bantuan buku iqro dari tim ACT di Kampung Cipurut, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Sukabumi, Jawa Barat. Foto/ACT
A
A
A
SUKABUMI - Masih banyak masyarakat muslim di Indonesia yang buta akan aksara Al-Quran. Hasil riset dari Institut Ilmu Alquran (IIQ) mencatat, sekitar 65 persen masyarakat Indonesia buta huruf Al-Quran. Tingginya angka tersebut terutama terdapat di daerah pedesaan atau di wilayah pelosok negeri.
Hal ini menjadi ironi karena Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia. Salah satu penyebab masih tingginya buta huruf Al-Quran. Karena minimnya metode baca Al-Quran dengan mudah seperti buku Iqro.
Baca juga: 30 Tahun Tak Direnovasi, Musala Al-Amin di Cianjur Memprihatinkan
Salah satu yang masih ditemukan kasus buta huruf Al-Quran ada di Kampung Cipurut, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Sukabumi, Jawa Barat.
Muchlis dari tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sukabumi, menjelaskan, di daerah tersebut terdapat Pesantren Riyadul Mubtadi Ilmu, yang kekurangan berbagai fasilitas penunjang aktivitas belajar mengajar di pesantren.
Hal ini menjadi ironi karena Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia. Salah satu penyebab masih tingginya buta huruf Al-Quran. Karena minimnya metode baca Al-Quran dengan mudah seperti buku Iqro.
Baca juga: 30 Tahun Tak Direnovasi, Musala Al-Amin di Cianjur Memprihatinkan
Salah satu yang masih ditemukan kasus buta huruf Al-Quran ada di Kampung Cipurut, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Sukabumi, Jawa Barat.
Muchlis dari tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sukabumi, menjelaskan, di daerah tersebut terdapat Pesantren Riyadul Mubtadi Ilmu, yang kekurangan berbagai fasilitas penunjang aktivitas belajar mengajar di pesantren.
Lihat Juga :