Sempat Terdampar, Ratusan Warga Bawean Akhirnya Pulang Kampung
Rabu, 22 April 2020 - 18:13 WIB
loading...
Warga yang tengah bersiap-siap berlayar ke Pulau Bawean. Foto/SINDOnews/Ashadi Iksan
A
A
A
GRESIK - Akhirnya ratusan warga Pulau Bawean, yang sempat terdampar di Kabupaten Gresik, akibat penutupan jalur penyeberangan, bisa pulang ke kampung halamannya setelah jalur pelayaran dibuka kembali.
Warga dari Pulau Putri itu baru datang dari Batam, lalu mendarat di Kota Surabaya, lalu dibawa ke Kabupaten Gresik. Mereka merupakan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia.
Rombongan tersebut langsung dibawa menuju Puskesmas Alun-alun Jalan Pahlawan Kabupaten Gresik, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
Mereka pulang dengan kapal ASDP Giliyang, yang telah disiapkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik. Namun, semua penumpang harus membawa syarat yang harus dipenuhi.
"Ada sekitar 100 orang yang periksa dan mengambil surat kesehatan sebagai syarat pengebrangan ke Bawean," kata salah satu tim medis Covid-19 Puskesmas Alun-alun, Muh Hasanul Bulqiyah, Rabu (22/4/2020).
Warga dari Pulau Putri itu baru datang dari Batam, lalu mendarat di Kota Surabaya, lalu dibawa ke Kabupaten Gresik. Mereka merupakan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia.
Rombongan tersebut langsung dibawa menuju Puskesmas Alun-alun Jalan Pahlawan Kabupaten Gresik, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
Mereka pulang dengan kapal ASDP Giliyang, yang telah disiapkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik. Namun, semua penumpang harus membawa syarat yang harus dipenuhi.
"Ada sekitar 100 orang yang periksa dan mengambil surat kesehatan sebagai syarat pengebrangan ke Bawean," kata salah satu tim medis Covid-19 Puskesmas Alun-alun, Muh Hasanul Bulqiyah, Rabu (22/4/2020).
Lihat Juga :