Divonis 5 Tahun Gara-gara Bansos COVID-19, Eks Bupati Bandung Barat Berencana Banding

Jum'at, 05 November 2021 - 14:23 WIB
loading...
Divonis 5 Tahun Gara-gara...
Mantan Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna. Foto/Dok.
A A A
BANDUNG - Divonis lima tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, terkait korupsi bantuan sosial (Bansos) COVID-19. Mantan Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna berencana untuk mengajukan banding.

Baca juga: 2 Terdakwa Korupsi Bansos COVID-19 di KBB Divonis Bebas, Jaksa KPK Siapkan Kasasi

Vonis tersebut lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang menuntut vonis tujuh tahun penjara. Aa Umbara sendiri menjadi satu-satunya terdakwa yang dijatuhi vonis hukuman pidana.



Adapun dua terdakwa lainnya, yakni Andri Wibawa yang juga anak Aa Umbara dan pengusaha M Totoh Gunawan divonis bebas dalam kasus pengadaan paket Bansos COVID-19 di Kabupaten Bandung Barat itu.

Baca juga: Sita Aset Putra Mahkota Cendana Tommy Soeharto, Satgas BLBI Dikawal Ratusan Personel

"Secepatnya kami akan minta izin kepada pihak rutan (rumah tahanan) untuk bertemu dan berdiskusi (dengan Aa Umbara) terkait dengan putusan untuk menentukan langkah hukum ke depannya," ujar Rizky Dirgantara, kuasa hukum Aa Umbara kepada wartawan, Jumat (5/11/2021).

Dalam putusannya yang dibacakan, Kamis (4/11/2021) kemarin, majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung menyatakan, bahwa Aa Umbara terbukti bersalah dalam dua dakwaan. Aa Umbara dinilai melanggar Pasal 12 huruf i dalam dakwaan pertama, sedangkan dakwaan kedua dinilai melanggar Pasal 12 huruf B. "Dalam putusannya kemarin, hakim menilai seluruh unsur pasal, baik dakwaan ke satu dan dakwaan kedua terpenuhi," ujar Rizky.

Rizky menyoroti pertimbangan hakim yang menyebut ada fee enam persen dari terdakwa M Totoh Gunawan kepada Aa Umbara. Padahal, tegas Rizky, berdasarkan fakta persidangan, tidak ada fee enam persen dari pengadaan paket bansos COVID-19 untuk Aa Umbara.

Baca juga: Dijaga Ketat Penyidik, Tubagus Joddy Sopir Vanessa Angel Belum Bisa Dimintai Keterangan

"Terkait dengan fee enam persen, hakim masih mempertimbangkan itu. Faktanya kan jaksa juga berkeyakinan itu terbukti, salah satunya dari sadapan, sementara orang yang ada dalam sadapan itu sudah membantah," jelasnya.

"Lalu terkait dengan subjek hukum bahwa pertimbangan yang sama idealnya diberikan kepada Aa Umbara karena Aa Umbara juga bukan subjek yang dapat dipersalahkan Pasal 12 huruf i karena itu untuk pejabat pengadaan," tandas Rizky.

Sebelumnya diberitakan, Eks Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna terbukti bersalah melakukan korupsi pengadaan paket bansos COVID-19 di Kabupaten Bandung Barat dan divonis lima tahun penjara.

Baca juga: Tangis Crazy Rich Surabaya Pecah saat Antarkan Jenazah Vanessa Angel

"Menjatuhkan pidana terhadap Aa Umbara Sutisna dengan pidana penjara selama lima tahun dan denda Rp250 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti kurungan selama enam bulan," tegas pimpinan majelis hakim, Surachmat dalam sidang putusan di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (4/11/2021).

Surachmat menyatakan, Aa Umbara terbukti melakukan tindak pidana korupsi sesuai dengan Pasal 12 huruf i dan Pasal 12 huruf B UU Tipikor junto Pasal 55 Ayat (1) KUHP. Selain hukuman bui, Aa Umbara juga mendapatkan hukuman pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti atas apa yang diterimanya selama melakukan korupsi senilai Rp2,7 miliar.

"Jika tidak dibayar selama satu bulan, maka harta benda disita jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut. Bila tidak mempunyai harta mencukupi, dipidana penjara satu tahun," katanya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Bareskrim Batal Periksa...
Bareskrim Batal Periksa Ketua Kadin Sultra Hari Ini, Alasan Sakit
Dugaan Korupsi Aset...
Dugaan Korupsi Aset UIN Syarif Hidayatullah Diselidiki Kejati, Mantan Rektor Turut Dipanggil
Sidang Sri Purnomo,...
Sidang Sri Purnomo, 3 Ahli Sebut Tidak Tepat Kasus Hibah Pariwisata Sleman 2020 Dijerat Korupsi
Ditjenpas Pastikan Eks...
Ditjenpas Pastikan Eks Walkot Bekasi Rahmat Effendi Masih Jalani Hukuman di Lapas Cibinong
Kiai Jabar-DKI Gelar...
Kiai Jabar-DKI Gelar Forum Bahtsul Masail Bahas Pengurus PBNU Jadi Tersangka Korupsi
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Rekomendasi
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Berita Terkini
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved