BRIN Tegaskan PLTS Danau Singkarak Tak Ganggu Pariwisata Lokal
Minggu, 19 Januari 2025 - 20:45 WIB
loading...
Pemandangan indah Danau Singkarak, Sumatera Barat, Kamis (20/4/2023). Pengembangan PLTS di Danau Singkarak dinilai tak akan mengganggu kegiatan pariwisata lokal. FOTO/DOK.SINDOnews/ASTRA BONARDO
A
A
A
SOLOK - Pembangkit Listrik Tenaga Surya ( PLTS ) dapat dikembangkan tanpa mengganggu kegiatan pariwisata lokal Danau Singkarak, Sumatera Barat. Pasalnya, rencana desain PLTS tak hanya berfokus pada lingkungan semata, namun juga memperhatikan aspek wisata.
"Panel direncanakan dipasang sekitar 50 meter dari bibir danau, menyisakan ruang bagi masyarakat untuk kegiatan wisata," kata Peneliti Madya Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Ivana Yuniarti dalam keterangannya dikutip Minggu (19/1/2025).
Area di sekitar PLTS juga akan dihias dengan taman terapung yang dihiasi bunga-bunga untuk mempercantik pemandangan dan memberikan pengalaman baru bagi pengunjung. Akar dari taman bunga terapung ini sekaligus dapat dijadikan sebagai habitat ikan-ikan Danau Singkarak.
"Kami berharap bahwa langkah ini justru akan meningkatkan daya tarik Danau Singkarak sebagai destinasi wisata," katanya.
Dengan pendekatan ini, peneliti BRIN itu berharap proyek PLTS di Danau Singkarak tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.
Sesuai rencana, pembangunan PLTS terapung akan dibangun di atas Danau Singkarak yang sekaligus menjadi solusi menuju energi bersih (green energy) yang digagas pemerintah. Bahkan, lebih dari itu, proyek energi tersebut dirancang untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade menegaskan bahwa pembangunan PLTS Terapung di Danau Singkarak tidak akan merugikan masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari danau. Hal ini disampaikan setelah pihaknya berdiskusi langsung dengan Direktur Utama PT PLN Indonesia Power.
"Panel direncanakan dipasang sekitar 50 meter dari bibir danau, menyisakan ruang bagi masyarakat untuk kegiatan wisata," kata Peneliti Madya Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Ivana Yuniarti dalam keterangannya dikutip Minggu (19/1/2025).
Area di sekitar PLTS juga akan dihias dengan taman terapung yang dihiasi bunga-bunga untuk mempercantik pemandangan dan memberikan pengalaman baru bagi pengunjung. Akar dari taman bunga terapung ini sekaligus dapat dijadikan sebagai habitat ikan-ikan Danau Singkarak.
"Kami berharap bahwa langkah ini justru akan meningkatkan daya tarik Danau Singkarak sebagai destinasi wisata," katanya.
Dengan pendekatan ini, peneliti BRIN itu berharap proyek PLTS di Danau Singkarak tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.
Sesuai rencana, pembangunan PLTS terapung akan dibangun di atas Danau Singkarak yang sekaligus menjadi solusi menuju energi bersih (green energy) yang digagas pemerintah. Bahkan, lebih dari itu, proyek energi tersebut dirancang untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade menegaskan bahwa pembangunan PLTS Terapung di Danau Singkarak tidak akan merugikan masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari danau. Hal ini disampaikan setelah pihaknya berdiskusi langsung dengan Direktur Utama PT PLN Indonesia Power.
Lihat Juga :