Ucap Sumpah Palapa yang Menggemparkan, Gajah Mada Ditertawakan dan Dicaci Maki

Senin, 01 November 2021 - 04:58 WIB
loading...
Ucap Sumpah Palapa yang Menggemparkan, Gajah Mada Ditertawakan dan Dicaci Maki
Ilustrasi Gajah Mada, sketsa ini didasari dari gambaran lama oleh M. Yamin. Foto/Wikipedia
A A A
Duduk bersimpuh di hadapan Rani Kahuripan atau Bhre Kahuripan, serta dikelilingi para menteri, tiba-tiba suara Gajah Mada menggelegar menyatakan sumpah, yang isinya baru akan beristirahat setelah berhasil menaklukkan Nusantara.

Baca juga: Kisah Asmara Gajah Mada, Panglima Perang Majapahit yang Sumpahnya Menggemparkan Nusantara

Mahapatih Gajah Mada akan menanggalkan jabatan setelah Gurun, Seran, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, dan Tumasik, mencium kaki Majapahit. Apa yang terjadi?. Suasana pertemuan sontak gempar. Banyak menteri yang terperangah.



Termasuk Bhre Kahuripan yang paska tewasnya Raja Jayanegara memegang tampuk pemerintahan Majapahit. Juga merasa takjub. Namun tidak halnya dengan Kembar, salah satu pejabat penting Majapahit yang ikut hadir di paseban. Kembar tertawa mengejek.

Baca juga: Mulut Berbisa Mahapati, Mengadu Domba para Pejuang Pendiri Majapahit hingga Mati Tragis Sebagai Pemberontak

Di sela nada tawa yang memerahkan kuping, mulutnya juga menyemburkan caci maki. Kembar terang-terangan meragukan sumpah palapa Patih Gajah Mada. Begitu juga dengan pejabat penting lain, seperti Jabung Tarewes dan Lembu Peteng. Bersama pejabat yang lain, keduanya juga ikut terbahak-bahak.

" Gajah Mada merasa dihina, lalu turun dari paseban menghadap kaki sang rani," tulis Slamet Muljana dalam "Menuju Puncak Kemegahan, Sejarah Kerajaan Majapahit". Gajah Mada diangkat sebagai Mahapatih Kerajaan Majapahit pada tahun 1336.

Ia menggantikan posisi Aria Tadah yang sudah lama mengeluh sulit memenuhi kewajibannya sebagai patih amangku bumi. Aria Tadah sendiri juga sudah lama menginginkan Gajah Mada menjadi penggantinya. Keinginan Aria Tadah sangat beralasan.

Baca juga: Kisah Jayanegara, Raja Kedua Majapahit yang Penuh Pemberontakan dan Terbunuh Akibat Wanita Cantik
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3674 seconds (11.97#12.26)