Hadang Pelajar di Dalam Angkot, Siswa SMK di Sukabumi Tewas Dibacok
Rabu, 27 Oktober 2021 - 20:32 WIB
loading...
Dugaan lokasi terjadinya bentrokan pelajar di Kota Sukabumi hingga menimbulkan korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Foto: MPI/Dharmawan Hadi
A
A
A
SUKABUMI - Teka teki kasus penganiayaan hingga mengakibatkn AM (19) siswa SMK di Kota Sukabumi tewas dengan luka bacokan di kepala , Senin (25/10/2021), mulai menemukan titik terang.
Kronologis hingga tempat lokasi kejadian bentrokan pelajar diungkap salah seorang warga yang melihat kejadian tersebut.
Warga yang enggan disebutkan identitasnya tersebut menuturkan bahwa kejadian yang dilihatnya tersebut berawal dari sebuah angkot yang berwarna biru melaju dari arah Nyomplong menuju Dayeuhluhur dikejar oleh satu sepeda motor Suzuki Satria FU yang terjadi di di Jalan Pabuaran tepatnya di depan belokan Jalan Stadion, Kelurahan/Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.
Baca juga: Bebas dari Penjara, Bripka NR Akhirnya Dipecat dari Kepolisian
"Kejadiannya sangat cepat, jadi ada angkot warna biru yang di dalamnya ada beberapa pelajar yang jumlahnya kurang tahu berapa orang, namun tiba-tiba dihadang oleh satu motor, yang di motor itu dua orang yang satunya turun lalu pelajar yang di dalam angkot itu pada keluar ada yang membawa cerulit di situlah terjadi keributan,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (27/10/2021).
Kronologis hingga tempat lokasi kejadian bentrokan pelajar diungkap salah seorang warga yang melihat kejadian tersebut.
Warga yang enggan disebutkan identitasnya tersebut menuturkan bahwa kejadian yang dilihatnya tersebut berawal dari sebuah angkot yang berwarna biru melaju dari arah Nyomplong menuju Dayeuhluhur dikejar oleh satu sepeda motor Suzuki Satria FU yang terjadi di di Jalan Pabuaran tepatnya di depan belokan Jalan Stadion, Kelurahan/Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.
Baca juga: Bebas dari Penjara, Bripka NR Akhirnya Dipecat dari Kepolisian
"Kejadiannya sangat cepat, jadi ada angkot warna biru yang di dalamnya ada beberapa pelajar yang jumlahnya kurang tahu berapa orang, namun tiba-tiba dihadang oleh satu motor, yang di motor itu dua orang yang satunya turun lalu pelajar yang di dalam angkot itu pada keluar ada yang membawa cerulit di situlah terjadi keributan,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (27/10/2021).
Lihat Juga :