Lies F Nurdin Ajak Dharma Wanita Terus Sosialisasikan Pencegahan Covid-19
Rabu, 03 Juni 2020 - 18:10 WIB
loading...
A
A
A
“Saya mengajak ibu-ibu Dharma Wanita untuk tetap mensosialisasikan pencegahan penyebaran Covid-19 ini, karena kita semua tidak mengetahui sampai kapan virus ini akan tetap ada di sekeliling kita. Selalu sosialisasikan mencuci tangan, pemakaian masker, dan menjaga jarak ketika berada di luar rumah,” ajaknya.
Ia juga mengharapkan sosialisasi untuk pencegahan Covid-19 tetap berlanjut, mengingat informasi terakhir terkait penyebaran virus Covid-19 di Sulsel sudah memasuki tingkat yang menurun.
“Mudah-mudahan dengan adanya kehadiran seluruh ibu-ibu Dharma Wanita yang tetap mensosialisasikan pencegahan penyebaran virus Covid-19 ini, akan sangat berperan penting di tengah-tengah masyarakat. Mari kita berdoa agar virus ini cepat ditemukan vaksinnya, sehingga membuat kita tidak selalu khawatir lagi,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua DWP Sulsel, Sri Rejeki Hayat, mengatakan ada makna penting dari kegiatan halalbihalal tersebut, selain memelihara hubungan persaudaraan. Acara ini juga untuk memastikan hubungan emosional yang telah terbangun selama ini, khususnya dalam interaksi sosial kemasyarakatan di organisasi Dharma Wanita.
“Perlu adanya energi baru untuk menata kembali semangat dan gairah mengawal setiap aktivitas kita agar bernilai ibadah,” katanya.
Ia juga mengharapkan sosialisasi untuk pencegahan Covid-19 tetap berlanjut, mengingat informasi terakhir terkait penyebaran virus Covid-19 di Sulsel sudah memasuki tingkat yang menurun.
“Mudah-mudahan dengan adanya kehadiran seluruh ibu-ibu Dharma Wanita yang tetap mensosialisasikan pencegahan penyebaran virus Covid-19 ini, akan sangat berperan penting di tengah-tengah masyarakat. Mari kita berdoa agar virus ini cepat ditemukan vaksinnya, sehingga membuat kita tidak selalu khawatir lagi,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua DWP Sulsel, Sri Rejeki Hayat, mengatakan ada makna penting dari kegiatan halalbihalal tersebut, selain memelihara hubungan persaudaraan. Acara ini juga untuk memastikan hubungan emosional yang telah terbangun selama ini, khususnya dalam interaksi sosial kemasyarakatan di organisasi Dharma Wanita.
“Perlu adanya energi baru untuk menata kembali semangat dan gairah mengawal setiap aktivitas kita agar bernilai ibadah,” katanya.
Lihat Juga :