Pelaku Penganiayaan Ditembak hingga Koma, Warga Desa Balebo Blokade Jalan Utama Luwu Utara
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 00:18 WIB
loading...
Ratusan warga Balebo, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, memblokade jalan di depan Polres Luwu Utara, menuntut pengusutan kasus penembakan hingga korbannya koma. Foto/iNews TV/Nasruddin Rubak
A
A
A
LUWU UTARA - Warga Desa Balebo, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, memblokade jalan utama di Tugu Masamba, hingga Polres Luwu Utara, Jumat (15/10/2021). Mereka menuntut pengusutan kasus penembakan terhadap pelaku penganiayaan hingga kondisinya tak sadarkan diri.
Baca juga: Residivis di Lutra Nyaris Tewas Ditembak Polisi Berkali-kali
Pelaku penganiayaan dan pembakaran rumah tersebut, saat ini tak sadarkan diri karena mengalami lima luka tembakan yang diduga dilakukan anggota Satreskrim Polres Luwu Utara. Warga menuntut Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, bertanggungjawab atas insiden ini.
Koordinator aksi warga Desa Balebo, Iwan menyebutkan, terduga pelaku penganiayaan dan pembakaran rumah kondisinya sangat mengenaskan. "Ada empat bekas luka tembak di paha, dan satu luka tembak di punggung yang tembus hingga ke usus. Pelipisnya juga luka akibat benda tumpul," terangnya.
Baca juga: Sadis! Pria Pekanbaru Bunuh Istri Siri saat Masih Belum Pakai Baju Usai Bersetubuh
Para demonstran juga mendesak Propam Polda Sulawesi Selatan, untuk memeriksa seluruh anggota polisi yang terlibat dalam penangkapan tersebut. Akibat aksi demonstrasi warga tersebut, arus lalu lintas Jalan Trans Sulawesi, sempat mengalami kemacetan total.
Baca juga: Residivis di Lutra Nyaris Tewas Ditembak Polisi Berkali-kali
Pelaku penganiayaan dan pembakaran rumah tersebut, saat ini tak sadarkan diri karena mengalami lima luka tembakan yang diduga dilakukan anggota Satreskrim Polres Luwu Utara. Warga menuntut Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, bertanggungjawab atas insiden ini.
Koordinator aksi warga Desa Balebo, Iwan menyebutkan, terduga pelaku penganiayaan dan pembakaran rumah kondisinya sangat mengenaskan. "Ada empat bekas luka tembak di paha, dan satu luka tembak di punggung yang tembus hingga ke usus. Pelipisnya juga luka akibat benda tumpul," terangnya.
Baca juga: Sadis! Pria Pekanbaru Bunuh Istri Siri saat Masih Belum Pakai Baju Usai Bersetubuh
Para demonstran juga mendesak Propam Polda Sulawesi Selatan, untuk memeriksa seluruh anggota polisi yang terlibat dalam penangkapan tersebut. Akibat aksi demonstrasi warga tersebut, arus lalu lintas Jalan Trans Sulawesi, sempat mengalami kemacetan total.
Lihat Juga :