Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Sadis! Pria di Dairi Tewas Bersimbah Darah Dihabisi Pemilik Warung Usai Minum Tuak

loading...
Sadis! Pria di Dairi Tewas Bersimbah Darah Dihabisi Pemilik Warung Usai Minum Tuak
Jamson tewas dalam posisi sujud di depan rumahnya usai dibacok berulang-kali pemilik warung tuak. Foto: Istimewa
DAIRI - Seorang pria di Dusun IV, Desa Gomit, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi , Sumatera Utara, tewas bersimbah darah dalam posisi sujud depan rumahnya, Sabtu, (25/92021).

Sadisnya , pria bernama Jamson itu tewas dibantai BL alias Berton (35), pemilik lapo (warung) tuak tempat Jamson sering minum-minum, dengan beberapa luka di bagian kepala belakang.

Kassubag Humas Polres Dairi, Iptu Donni Saleh mengatakan, kejadian pembunuhan tersebut diawali pada hari Jumat, (24/9/2021) sekira pukul 22.00 WIB di warung tuak milik tersangka Berton, di mana pada saat mengknsumsi minuman tuak, korban Jamson mabuk dan mulai ribut-ribut.

Baca juga: Usai Pesta Miras Bareng, Pemuda di Blitar Sayat Leher Teman hingga Meregang Nyawa



Selanjutnya, tersangka Berton menasihati korban supaya korban langsung pulang karena sudah mabuk. Akan tetapi korban tidak terima dan terjadi cekcok mulut.

Iptu Donni menceritakan, sekira pukul 00.00 WIB, korban meninggalkan warung tersebut menuju rumahnya, kemudian tersangka Berton menyusul korban dengan membawa sebilah parang, dan kira-kira 10 meter mendekati rumah korban pada waktu korban masih berjalan kaki, tersangka Berton langsung membacokkan parang ke arah kepala bagian belakang korban secara berulang-ulang hingga korban tersungkur ke jalan.

“Setelah insiden itu, tersangka menyerahkan diri ke polisi melalui Polsek Baturaja, Polres Dairi," kata Iptu Doni, Minggu (26/9/2021).

Baca juga: Gadis Belia di Kediri Diracun Kekasihnya Sendiri Usai Mengaku Hamil

Personel Polsek Bunturaja yang menerima penyerahan diri pelaku, lalu langsung melakukan pemeriksaan ke lokasi kejadian. Mereka lalu menemukan korban sudah meninggal dunia dengan posisi bersujud di jalan dan seluruh kepala bagian belakang luka.

“Diperkirakan 6 kali bacokan dan terdapat 1 kali bacokan di pundak sebelah kiri sedangkan korban menggenggam sebuah batu di tangan kanan,” sebut Doni.



Saat ini, kata Doni, pihaknya masih melakukan penyidikan atas kasus pembunuhan tersebut. Polisi masih mendalami motif di balik aksi tersebut. “Untuk tersangka masih kita periksa di kantor Polisi,” tandasnya.
(nic)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top