Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Istri dan Anak Gadisnya Dibunuh, Dada Yosep dan Istri Muda Dipasangi Alat Khusus

loading...
Istri dan Anak Gadisnya Dibunuh, Dada Yosep dan Istri Muda Dipasangi Alat Khusus
Petugas mengevakuasi jasad ibu dan anak gadisnya, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Ciseuti, Jalancagak dari bagasi mobil pada 18 Agustus 2021 lalu. Foto/iNews TV/Yudy Heryawan Juanda
BANDUNG - Sebulan lebih kasus pembunuhan ibu dan anak gadisnya, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Kabupaten Subang, Jabar pada 18 Agustus 2021 lalu belum terungkap pelaku dan motifnya. Polisi hingga kini terus berusaha mengungkapnya.

Berbagai upaya pun telah dilakukan, mulai olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan puluhan orang saksi, hingga pemeriksaan kamera pengawas atau CCTV. Terakhir, polisi juga ternyata melakukan tes kebohongan terhadap Yosep (56), suami Tuti dan istri mudanya, Hasmin Hidayah atau Mimin (51).

Baca juga: Istri dan Anak Gadisnya Dibunuh dan Dilucuti Pakaiannya, Ini Alasan Yosef Didampingi Pengacara

Tes kebohongan dijalani keduanya pada Kamis dan Jumat pekan lalu. Yosep sendiri menjalani tes kebohongan pada Kamis (17/9/2021) lalu. Adapun istri muda Yosef turut menjalani tes kebohongan pada Jumat (18/9/2021) lalu.



Tes kebohongan yang dilakukan langsung oleh jajaran Bareskrim Polri itu dijalani Yosep dan Mimin di Kabupaten Subang. Selama dua hari berturut-turut, Yosep dan Mimin menjalani tes kebohongan dengan durasi sekitar dua jam setiap harinya.

"Pak Yosef melaluinya (tes kebohongan) hari Kamis, dari Magrib sampai jam 9 malam, kemudian dilanjutkan Jumat setelah Jumatan," ujar kuasa hukum Yosep dan Mimin, Rohman Hidayat, Selasa (21/9/2021).

Baca juga: Istri dan Anak Gadisnya Dibunuh, Polisi Batal Periksa Yosep, Kuasa Hukum: Alasannya Kami Tidak Tahu

Rohman mengaku tidak mengetahui alasan pasti polisi melakukan tes kebohongan kepada kliennya itu. Yang jelas, kata Rohman, sebelum tes kebohongan, polisi sempat menyampaikan undangan kepada Yosep untuk menjalani pemeriksaan ulang, namun dibatalkan.

"Dilakukan tes yang intinya memakai alat-lah karena saya juga tidak masuk. Menurut keterangan Pak Yosep, pada saat itu dia dites kebohongan pakai alat yang di tempel di dada dan tangan," ungkap Yosep.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top