Bank Jatim Alokasikan Anggaran Rp21,5 Miliar untuk Program CSR
Senin, 20 September 2021 - 15:50 WIB
loading...
Bank Jatim mengalokasikan anggaran Rp21,5 miliar untuk program CSR.Foto/ilustrasi
A
A
A
SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim tahun ini menyiapkan anggaran bantuan untuk program pertanggungjawaban sosial perusahaan atau Corporate Social Responcibility (CSR)
sebesar Rp21,5 miliar, lebih besar dibandingkan anggaran 2020 sebesar Rp18 miliar.
Anggaran itu berasal dari 2,5 persen dari perolehan laba bersih perseroan setiap tahun. "Pada 2019, kami anggarkan program CSR Rp18 miliar. Pada 2020 naik menjadi Rp20,5 dan tahun 2021 sebesar Rp21,5 miiliar," kata Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Jatim, Tonny Prasetyo, Senin (20/9/2021).
Baca juga: Polda Jatim Gelar Operasi Patuh Semeru 2021, Empat Poin Ini Jadi Sasaran Utama
Dia menyebutkan pada tahun 2019 anggaran sebesar Rp18 miliar yang disalurkan hanya Rp12 miliar. Lalu pada tahun 2020 yang disediakan Rp20,5 miliar yang terserap hanya sebesar Rp15,99 miliar.
"Sesuai kebijakan manajemen Bank Jatim, dana yang disalurkan untuk program CSR ditujukan untuk empat kelompok kegiatan, yakni pendidikan, kesehatan, sosial dan kesehatan," tandasnya.
sebesar Rp21,5 miliar, lebih besar dibandingkan anggaran 2020 sebesar Rp18 miliar.
Anggaran itu berasal dari 2,5 persen dari perolehan laba bersih perseroan setiap tahun. "Pada 2019, kami anggarkan program CSR Rp18 miliar. Pada 2020 naik menjadi Rp20,5 dan tahun 2021 sebesar Rp21,5 miiliar," kata Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Jatim, Tonny Prasetyo, Senin (20/9/2021).
Baca juga: Polda Jatim Gelar Operasi Patuh Semeru 2021, Empat Poin Ini Jadi Sasaran Utama
Dia menyebutkan pada tahun 2019 anggaran sebesar Rp18 miliar yang disalurkan hanya Rp12 miliar. Lalu pada tahun 2020 yang disediakan Rp20,5 miliar yang terserap hanya sebesar Rp15,99 miliar.
"Sesuai kebijakan manajemen Bank Jatim, dana yang disalurkan untuk program CSR ditujukan untuk empat kelompok kegiatan, yakni pendidikan, kesehatan, sosial dan kesehatan," tandasnya.
Lihat Juga :