Polda Jatim Gelar Operasi Patuh Semeru 2021, Empat Poin Ini Jadi Sasaran Utama
Senin, 20 September 2021 - 12:25 WIB
loading...
Polda Jawa Timur (Jatim) menggelar apel gelar pasukan Operasi Patuh Semeru 2021 di lapangan Mapolda Jatim, Senin (20/9/2021).Foto/Sindonews/Lukman hakim
A
A
A
SURABAYA - Polda Jawa Timur (Jatim) menggelar apel gelar pasukan Operasi Patuh Semeru 2021 di lapangan Mapolda Jatim, Senin (20/9/2021). Operasi Patuh Semeru 2021, dimulai pada hari ini, Senin (20/9/2021) sampai Minggu (3/10/2021).
Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, usai memimpin apel gelar pasukan mengatakan, dalam operasi yang dilangsungkan selama 14 hari ke depan ini ada empat poin utama yang disasar.
Baca juga: Viral, Wali Kota Malang Bersepeda ke Pantai Kondang Merak Dihentikan Polisi
Pertama, segala bentuk kegiatan masyarakat yang potensi menyebabkan klaster baru COVID-19. Kedua, masyarakat yang tidak patuh akan protokol kesehatan. Ketiga, masyarakat yang tidak disiplin akan berlalu lintas. "Keempat lokasi rawan kecelakaan lalu lintas dan rawan kerumunan," katanya.
Jenderal bintang dua ini menambahkan, untuk jumlah personel yang terlibat sebanyak 3. 343 orang. Jumlah ini gabungan dari Polda, Polres dan stakeholder terkait. Tujuan dari operasi ini, kata dia, untuk menciptakan keamanan dan kelancaran berlalu lintas. Sekaligus menjaga disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.
Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, usai memimpin apel gelar pasukan mengatakan, dalam operasi yang dilangsungkan selama 14 hari ke depan ini ada empat poin utama yang disasar.
Baca juga: Viral, Wali Kota Malang Bersepeda ke Pantai Kondang Merak Dihentikan Polisi
Pertama, segala bentuk kegiatan masyarakat yang potensi menyebabkan klaster baru COVID-19. Kedua, masyarakat yang tidak patuh akan protokol kesehatan. Ketiga, masyarakat yang tidak disiplin akan berlalu lintas. "Keempat lokasi rawan kecelakaan lalu lintas dan rawan kerumunan," katanya.
Jenderal bintang dua ini menambahkan, untuk jumlah personel yang terlibat sebanyak 3. 343 orang. Jumlah ini gabungan dari Polda, Polres dan stakeholder terkait. Tujuan dari operasi ini, kata dia, untuk menciptakan keamanan dan kelancaran berlalu lintas. Sekaligus menjaga disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.
Lihat Juga :