Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

ISNU Jatim Kerahkan 300 Tenaga Kesehatan untuk Vaksinasi di Tulungagung

loading...
ISNU Jatim Kerahkan 300 Tenaga Kesehatan untuk Vaksinasi di Tulungagung
Salah seorang warga Tulungagung mengikuti vaksinasi COVID-19 yang digelar ISNU Jawa Timur.Foto/ist
TULUNGAGUNG - Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jatim melakukan road show vaksinasi di tiga kota. Hari ini, Sabtu (18/9/2021) giliran Tulungagung. Ada 5.600 dosis vaksin CoronaVac buatan Sinovac yang disediakan di acara vaksinasi yang dipusatkan di Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN Satu) Tulungagung itu.

Menurut Ketua PW ISNU Jawa Timur, Prof Mas’ud Said PhD, gubernur telah mengumumkan saat ini Jawa Timur adalah satu-satunya provinsi yang terbebas dari zona merah, kuning, dan orange.

"Itu dicapai karena peran semua pihak dalam memerangi Covid-19. Termasuk yang dilakukan ISNU di Tulungagung dan kota-kota lain," kata Mas'ud. Vaksinasi kemarin diberikan kepada masyarakat umum, mahasiswa, santri, dan para ustad.

Baca juga: 6.198 Anak di Jatim Jadi Yatim Piatu Akibat COVID-19



Guru Besar Ilmu Pemerintahan Universitas Islam Malang (Unisma) itu menambahkan, ISNU bekerja sama dengan berbagai elemen di antaranya Asosiasi Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (Arsinu), Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU), Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU), dan UIN Satu Tulungagung.

Untuk menghindari kerumunan, acara vaksinasi massal tersebut menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Penyuntikan disebar di sepuluh titik di wilayah kampus UIN Satu Tulungagung.

Tenaga kesehatan yang dikerahkan juga sangat banyak. Melibatkan 300 orang yang berasal dari berbagai fasilitas kesehatan di Tulungagung mulai dari Dinas Kesehatan, Puskesmas, Rumah Sakit pemerintah dan swasta, serta perguruan tinggi yang memiliki program studi ilmu kesehatan.

Rektor UIN Satu Tulungagung Prof Dr Maftukhin MAg menyambut baik upaya yang dilakukan ISNU Jatim. Menurutnya, vaksinasi yang digelar ISNU ini sangat diperlukan khususnya di kalangan masyarakat yang sampai saat ini belum divaksinasin.

Ia berharap kasus Covid di Tulungagung semakin turun agar masyarakat bisa melakukan aktivitas ekonomi seperti sebelumnya.

Sebelum di Tulungagung, ISNU Jatim juga telah menggelar vaksinasi massal di Kediri dan Banyuwangi. Di Kediri digelar di Pondok Pesantren Lirboyo pada 25-26 Agustus 2021. Kemudian di Banyuwangi, dihelat pada 14-15 September 2021 di tiga tempat, yakni kampus IAI Ibrahimy, Ponpes Bustanul Falah, dan Ponpes Bustanul Makmur.
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top