alexametrics

Polisi Amankan Belasan Balon dan Ratusan Petasan

loading...
Polisi Amankan Belasan Balon dan Ratusan Petasan
Polisi mengamankan balon udara yang hendak diterbangkan di Pekalongan. FOTO : iNews.tv/Suryono Sukarno
A+ A-
PEKALONGAN - Tradisi perayaan syawalan atau tujuh hari setelah Lebaran dengan menerbangkan balon berpetasan tetap dilakukan warga Pekalongan. Meski berbahaya dan sudah terus diingatkan bisa terkena sanksi pidana, namun ribuan balon masih saja terbang di atas langit Pekalongan Jawa Tengah.

Warga menerbangkan balon udara dengan petasan ini di tanah lapang juga ditempat tersembunyi. Setelah balon berisi asap penuh, maka dilepas ke udara lalu beberapa saaat kemudian, petasan besar akan meledak satu persatu, menimbulkan bunyi menggelegar di udara.

“Tradisi ini sudah turun temurun, sehingga tetap dilakukan. Meski ada larangan, warga tetap menerbangkan balon sebagai penanda bahwa warga telah usai puasa syawal dan saatnya perayaan,” jelas Hendi, warga Banyurip Pekalongan.



Aparat kepolisian melakukan razia balon berpetasan ini diberbagai lokasi. Tempat- tempat biasa menerbangkan, didatangi dan balon serta petasan serta tungku alat bakar disita petugas.

“Sejak pagi kami melakukan patrol dan mencegah penerbangan balon berpetasan ini. Kami berhasil me ngamankan sekitar 15 balon dan ratusan petasan besar dan kecil. Pelaku kabur saaat kita mendatangi lokasi,” jelas Kapolsek Pekalongan Selatan AKP Basuki Budi Santoso, Minggu ( 31/5/2020).

Petugas yang melakukan razia, hanya berhasil menyita sebagian kecil balon serta petasan tersebut, para pelaku juga tidak ada yang diamankan.

“Belasan balon dan ratusan petasan besar dan kecil berhasil diamankan lalu akan dimusnahkan. Para pemuda yang menerbangkan lari kocar kacir ketika aparat datang,” jelas kapolsek.(Baca juga : Sangat Bahaya, Balon Udara Bisa Terbang 40.000 Kaki)
(nun)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak