Layanani Lansia Non Panti, Pemprov Jatim Siagakan 7 Ambulans
Sabtu, 11 September 2021 - 09:53 WIB
loading...
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan 7 unit mobil ambulans kepada UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha di Gedung Negara Grahadi. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - Gubernur Jatim , Khofifah Indar Parawansa menyerahkan tujuh unit mobil ambulans kepada tujuh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Sosial Tresna Werdha yang ada Pasuruan, Jombang, Magetan, Blitar, Bondowoso, Jember dan Banyuwangi. Mobil ambulans ini disiapkan untuk melayanani para lanjut usia (lansia) non-panti.
Ketujuh mobil ambulans itu dilengkapi berbagai peralatan medis seperti tempat tidur, tabung oksigen, regulator dan alat medis lainnya. Baca juga: Gubernur Khofifah Minta Vaksinasi Gotong Royong Dimaksimalkan
"Namun pada prinsipnya basis format kekeluargaan yang ada di Jatim adalah Extended Family. Sehingga diharapkan para lansia tetap ada di tengah-tengah keluarga," kata Khofifah usai menyerahkan ambulans tersebut di Gedung Negara Grahadi, Jumat (10/9/2021).
Format extended family ini yakni dengan mengedepankan pendekatan keluarga, di mana tidak hanya keluarga inti seperti ayah, ibu dan anak. Namun ada anggota lain yang masih memiliki hubungan darah seperti kakek, nenek, dan lain-lain.
Sehingga ketika masih ada sanak keluarga, diharapkan lansia tetap ada di tengah-tengah keluarga dan mendapatkan layanan dari keluarganya sendiri. Baca juga: Dukung Penunjang Kesehatan TNI AD, BRI Serahkan Bantuan 6 Unit Ambulans Mini ICU
“Saya harap sebetulnya proses pendekatan kita adalah tetap keluarga. Selagi keluarga masih memungkinkan memberikan layanan bagi para lansia, jangan dijauhkan dari keluarga. Jadi basis pelayanan kita adalah tetap pada keluarga, extended family,” katanya.
Ketujuh mobil ambulans itu dilengkapi berbagai peralatan medis seperti tempat tidur, tabung oksigen, regulator dan alat medis lainnya. Baca juga: Gubernur Khofifah Minta Vaksinasi Gotong Royong Dimaksimalkan
"Namun pada prinsipnya basis format kekeluargaan yang ada di Jatim adalah Extended Family. Sehingga diharapkan para lansia tetap ada di tengah-tengah keluarga," kata Khofifah usai menyerahkan ambulans tersebut di Gedung Negara Grahadi, Jumat (10/9/2021).
Format extended family ini yakni dengan mengedepankan pendekatan keluarga, di mana tidak hanya keluarga inti seperti ayah, ibu dan anak. Namun ada anggota lain yang masih memiliki hubungan darah seperti kakek, nenek, dan lain-lain.
Sehingga ketika masih ada sanak keluarga, diharapkan lansia tetap ada di tengah-tengah keluarga dan mendapatkan layanan dari keluarganya sendiri. Baca juga: Dukung Penunjang Kesehatan TNI AD, BRI Serahkan Bantuan 6 Unit Ambulans Mini ICU
“Saya harap sebetulnya proses pendekatan kita adalah tetap keluarga. Selagi keluarga masih memungkinkan memberikan layanan bagi para lansia, jangan dijauhkan dari keluarga. Jadi basis pelayanan kita adalah tetap pada keluarga, extended family,” katanya.
Lihat Juga :