Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Gubernur Khofifah Minta Vaksinasi Gotong Royong Dimaksimalkan

loading...
Gubernur Khofifah Minta Vaksinasi Gotong Royong Dimaksimalkan
Forkas Jatim dan Hippindo menggelar vaksinasi di PT Kurnia Anggun, Pungging, Kabupaten Mojokerto.
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyebut, capaian vaksinasi gotong-royong di Jawa Timur (Jatim) masih rendah. Berdasarkan data dashboard Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hanya 59.000 warga Jatim yang menggunakan vaksinasi khusus pekerja atau buruh perusahaan.

Orang nomor satu di Jatim itu mengungkapkan, data per Kamis, 2 September 2021, lebih 10 juta lebih warga Jatim yang sudah divaksin, baru sebanyak 59.000 jiwa yang mengikuti vaksinasi gotong royong dosis pertama. Sementara dosis kedua baru sebesar 37.000 jiwa. "Vaksinasi yang berbasis vaksin gotong-royong kurang diminati sehingga realisasinya masih sangat kecil sekali," katanya, Minggu (5/8/2021).

Baca juga: Vaksinasi untuk Disabilitas di Jatim Sudah Tembus 80 Persen

Pihaknya akan lebih intens berkoordinasi dengan semua pihak agar vaksinasi untuk dunia usaha tersebut dalam pelaksanaannya sesuai dengan yang diharapkan. "Kami minta agar perusahaan-perusahaan memaksimalkan percepatan vaksinasi antara lain dengan mengakses vaksinasi gotong-royong," tandasnya.



Sementara itu, Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha (Forkas) Jatim dan Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) menggelar vaksinasi di PT Kurnia Anggun, Pungging, Kabupaten Mojokerto. Vaksinasi menyasar para pekerja industri, pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM) dan warga sekitar industri.

Ketua Umum Forkas Jatim, Eddy Widjanarko mengatakan, sentra vaksinasi ini sebagai salah satu upaya dalam mendukung pemerintah untuk mempercepat target vaksinasi. "Dengan vaksinasi ini diharapkan pekerja, pengusaha IKM, dan warga sekitar di kawasan Pungging, Mojokerto ini bisa terhindar dari COVID-19," kata Eddy, Minggu (5/9/2021).

Baca juga: Perusahaan di Jawa Timur yang Gunakan Vaksin Gotong Royong Masih Minim

Direktur PT Kurnia Anggun, Johanes Soemarno mengatakan, pihaknya menyambut baik vaksinasi yang digelar dipabriknya. "Sebelumnya karyawan kami sudah ada yang mendapatkan vaksinasi dari tempat tinggalnya. Namun jumlahnya tidak begitu banyak. Sehingga ketika ada sentra vaksinasi ini, hampir semua pekerja kami sudah tervaksinasi," jelas Soemarno.

Untuk mendorong peningkatan herd imunity, Forkas Jatim dan Hippindo juga telah membuka layanan sentra vaksinasi di Malang, Pasuruan dan Probolinggo untuk pelaku industri. Sebelumnya juga telah dilakukan di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. Khusus di Surabaya, sentra vaksinasi Forkas dan Hippindo yang digelar di gedung Kencana, Jalan Bubutan.
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top