Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Dorong Warga Desa Naik Kelas, Ridwan Kamil Bagikan Ratusan Laptop untuk BUMDes

loading...
Dorong Warga Desa Naik Kelas, Ridwan Kamil Bagikan Ratusan Laptop untuk BUMDes
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyerahkan bantuan keuangan khusus desa dan laptop kepada BUMDes di Kabupaten Indramayu, Jumat (10/9/2021). Foto/Humas Pemprov Jabar
INDRAMAYU - Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyerahkan bantuan keuangan khusus desa dan laptop kepada 309 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Indramayu.

Bantuan keuangan khusus desa untuk Indramayu dialokasikan sebesar Rp40,1 miliar dari total anggaran Rp690 miliar untuk 5.312 desa di seluruh Jabar. Sementara ke-309 BUMDes di Indramayu masing-masing mendapatkan satu unit laptop hasil kerja sama PT Shoppe International Indonesia.

Selain laptop, BUMDes juga mendapatkan bilboard dan banner untuk promosi. Untuk tahap pertama, laptop dan lainnya akan diberikan kepada 174 BUMDes, sementara sisanya menyusul. Ridwan Kamil berharap, bantuan tersebut dapat meningkatkan penjualan produk UMKM desa setempat.

Baca juga: Ridwan Kamil: Digitalisasi UMKM Tumbuh 40% di Jawa Barat



"Buat apa satu desa satu laptop? Agar warga desa belajar online dalam meningkatkan promosi produk di desa sehingga nanti warga desa tidak usah jualan ke kota, cukup tetap di desa didaftarkan nanti di beli oleh seluruh nusantara," tutur Ridwan Kamil di Kompleks Bumi Patra, Balongan, Kabupaten Indramayu, Jumat (10/9/2021).

Menurut Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu, potensi minyak bumi yang dimiliki Indramayu, khususnya Balongan berpotensi membawa kemajuan daerah lebih cepat. Kesejahteraan warga pun menjadi keniscayaan. Salah satu yang menjadi perhatiannya dalah proyek Petrochemical Complex di lahan seluas 162,12 hektare.

"Saya sampaikan masa depan sangat cerah karena kami sudah menyiapkan datangnya investasi di Petrochemical Complex yang sudah ditandatangani antara Pertamina dan CPC Taiwan, ratusan triliun," ungkap Kang Emil.

Baca juga: Taruna PIP Semarang Ternyata Tewas Dianiaya 5 Senior di Mess Indoraya

Proyek tersebut akan menyerap ribuan tenaga kerja yang dapat dimaksimalkan masyarakat lokal atau daerah lain di sekitar Indramayu. Dari pengolahan minyak bumi Petrochemical Complex, kata Kang Emil, akan muncul produk turunan seperti industri plastik.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top