Pasca-Teror Penembakan KKB Terhadap Rombongan Danrem, Warga Maybrat Papua Barat Mengungsi
Rabu, 08 September 2021 - 17:42 WIB
loading...
Pasukan Raider Kodam XVIII/Kasuari tengah menempelkan pamplet imbauan kepada warga untuk kembali pulang ke rumahnya masing-masing karena mengungsi akibat ancaman KNPB. Foto Pendam XVIII/Kasuari
A
A
A
MAYBRAT - Puluhan warga Aifat Raya, Kabupaten Maybrat, Papua Bara t memilih mengungsi pasca penyerangan terhadap rombongan Danrem 181/PVT Brigjen TNI Indra Heri dan tim Yonif Raider 762. Mereka memilih mengungsi ke Ayamaru dan Sorong karena takut ancaman teror dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau lebih dikenal sebagai Komite Nasional Papua Barat (KNPB).
Baca : KKB Tembaki Rombongan Danrem 181/PVT dan Pasukan Raider di Maybrat Papua Barat
Kepala Penerangan Kodam XVIII/Kasuari Letnan Kolonel Arm Hendra Pesireron mengatakan, memang ada laporan warga yang mengungsi karena takut diancam oleh KNPB. "Warga ada yang melapor ke Pos Gabungan TNI-Polri dan bahkan ada yang langsung mengungsi ke rumah keluarganya di Sorong. Mereka tak berani kembali ke kampung karena alasan keamanan karena diancam oleh KNPB," kata Letnan Kolonel Arm Hendra Pesireron kepada SINDOnews, Rabu (8/9/2021).
Karenanya, kata Kapendam XVIII/Kasuari, Pasukan gabungan TNI/Polri terus melakukan patroli dan membentuk pos-pos gabungan keamanan di wilayah tersebut.
"Saat ini situasi Maybrat sudah kondusif dengan ditempatkannya pos gabungan TNI-Polri. Kita telah mengantongi nama-nama pelaku penyerangan terhadap rombongan Danrem," kata Kapendam XVIII/Kasuari.
Baca : KKB Tembaki Rombongan Danrem 181/PVT dan Pasukan Raider di Maybrat Papua Barat
Kepala Penerangan Kodam XVIII/Kasuari Letnan Kolonel Arm Hendra Pesireron mengatakan, memang ada laporan warga yang mengungsi karena takut diancam oleh KNPB. "Warga ada yang melapor ke Pos Gabungan TNI-Polri dan bahkan ada yang langsung mengungsi ke rumah keluarganya di Sorong. Mereka tak berani kembali ke kampung karena alasan keamanan karena diancam oleh KNPB," kata Letnan Kolonel Arm Hendra Pesireron kepada SINDOnews, Rabu (8/9/2021).
Karenanya, kata Kapendam XVIII/Kasuari, Pasukan gabungan TNI/Polri terus melakukan patroli dan membentuk pos-pos gabungan keamanan di wilayah tersebut.
"Saat ini situasi Maybrat sudah kondusif dengan ditempatkannya pos gabungan TNI-Polri. Kita telah mengantongi nama-nama pelaku penyerangan terhadap rombongan Danrem," kata Kapendam XVIII/Kasuari.
Lihat Juga :