Bea Cukai Sulbagsel Ajak Masyarakat Perangi Rokok Ilegal
Selasa, 07 September 2021 - 20:08 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, kerugian sampai Rp1 triliun itu jadi penghambat pembangunan negara. "Padahal saat ini kita sangat butuh uang untuk penanganan pandemi Covid-19. Itukan kita tahu mulai dari masuk sampai mohon maaf (pasien) meninggal itu ditanggung negara," jelas Noegroho.
Dia mengajak seluruh elemen pemerintah, keamanan, dan masyarakat untuk memerangi peredaran rokok ilegal di Sulsel, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara.
Mantan Kepala Kantor Bea Cukai Batam ini mengatakan, pihaknya hingga kini sudah menindak satu juta batang rokok ilegal di wilayah hukumnya. "Dua (kasus) sudah dalam tahap penyidikan dan satu sudah P21, sekarang proses menuju persidangan. Satu lagi menuju tahap penyidikan," tuturnya.
Baca juga:Bupati Barru Serahkan Rancangan KUA-PPAS ke Dewan
Noegroho mengaku pihaknya gencar melakukan langkah-langkah persuasif ke masyarakat. "Kita edukasi lewat penyuluhan dan informasi. Kita sampaikan untuk jangan sampai berbisnis rokok ilegal , karena itu melawan hukum. Sasarannya wilayah pegunungan dan kepulauan," tukasnya.
Selain itu, dia mengaku sudah memberikan warning kepada jajarannya untuk terus mengetatkan pemeriksaan di wilayah kerjanya. "Pengawasan juga fokuskan, saya akan mutar keliling pastikan itu semua baik di Sulsel, Sulbar dan Sultra itu," tegas Noegroho.
Dia mengajak seluruh elemen pemerintah, keamanan, dan masyarakat untuk memerangi peredaran rokok ilegal di Sulsel, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara.
Mantan Kepala Kantor Bea Cukai Batam ini mengatakan, pihaknya hingga kini sudah menindak satu juta batang rokok ilegal di wilayah hukumnya. "Dua (kasus) sudah dalam tahap penyidikan dan satu sudah P21, sekarang proses menuju persidangan. Satu lagi menuju tahap penyidikan," tuturnya.
Baca juga:Bupati Barru Serahkan Rancangan KUA-PPAS ke Dewan
Noegroho mengaku pihaknya gencar melakukan langkah-langkah persuasif ke masyarakat. "Kita edukasi lewat penyuluhan dan informasi. Kita sampaikan untuk jangan sampai berbisnis rokok ilegal , karena itu melawan hukum. Sasarannya wilayah pegunungan dan kepulauan," tukasnya.
Selain itu, dia mengaku sudah memberikan warning kepada jajarannya untuk terus mengetatkan pemeriksaan di wilayah kerjanya. "Pengawasan juga fokuskan, saya akan mutar keliling pastikan itu semua baik di Sulsel, Sulbar dan Sultra itu," tegas Noegroho.
(luq)
Lihat Juga :