Kelelahan Datang Sejak Subuh, Warga yang Antre Divaksin Ricuh

Rabu, 01 September 2021 - 16:14 WIB
loading...
Kelelahan Datang Sejak...
Membludaknya warga yang datang dan rela antre sejak subuh ternyata menimbulkan sedikit keributan antar sesama warga yang mengantre akibat kelelahan.SINDOnews/Dede
A A A
MUARA ENIM - Mulai tingginya kesadaran masyarakat akan kesehatan seperti mengikuti vaksinasi COVID-19 , ternyata tidak diimbangi dengan pelayanan yang maksimal dari pemerintah daerah.

Seperti yang terjadi di Puskesmas Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim yang menjadi lokasi vaksinasi massal . Membludaknya warga yang datang dan rela antri sejak subuh ternyata menimbulkan sedikit keributan antar sesama warga yang mengantri akibat kelelahan.

"Banyak warga yang berebut mengambil kursi untuk antrean. Saya pun terdesak, maju tidak bisa mundur juga tidak bisa," ujar Safta (38) warga Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim usai divaksin di Puskesmas Tanjung Enim, Selasa (31/8/2021).

Sebelum adanya keributan berebut kursi kata Safta, dirinya berdiri di nomor antrean untuk mengantre. Namun, karena melihat banyaknya warga yang mengambil kursi membuat dirinya berinisiatif untuk ikut mengambil.

"Namun ketika baru memegang kursi, warga yang antre di belakang mendesak saya untuk maju mengambil kursi, sedangkan di depan juga ada warga yang sedang memegang kursi sehingga saya terhimpit di tengah-tengah kerumunan," jelasnya.

Namun, lanjut Safta, dirinya bisa tertolong berkat kesigapan petugas Satpol PP yang sedang bertugas yang melihat keributan tersebut, sehingga terhindar dari hal yang lebih buruk seperti terinjak-injak.

"Saya sudah empat kali mengantre untuk divaksin, namun selalu tidak kebagian karena dengan alasan untuk lansia dahulu, sehingga kuota terbatas dan sebagainya. Jadi hari ini sengaja datang subuh agar bisa divaksin, tapi waktu sampai di puskesmas ternyata sudah sangat ramai," lanjutnya.

Sementara itu, seorang anggota Satpol PP Kecamatan Lawang Kidul, Herizal mengatakan, bahwa ketika kejadian kebetulan dirinya sedang berada di tempat karena disaat yang bersamaan sedang mengantar istrinya yang akan divaksin.

Ketika datang, ujar Herizal, dirinya melihat warga yang mengantri berebut kursi plastik yang ditumpuk hingga terdapat warga yang terjatuh. Melihat hal tersebut, dirinya langsung mengamankan warga tersebut dan meminta warga untuk tertib.

"Saya datang ke Puskesmas sekitar pukul 05.30 Wib, tapi ternyata sudah banyak warga yang mengantri, bahkan ada yang datang sejak pukul 02.00 Wib. Sedangkan saya bertugas sekitar pukul 07.30 WIB," jelasnya. Baca: Mulai Oktober, Akses Informasi 37 Rumah Sakit di Bandung Terintegrasi.

Kapolsek Lawang Kidul, Iptu Marwan mengatakan, bahwa vaksinasi massal tersebut sudah sering dilaksanakan di Puskesmas Tanjung Enim, dan selama ini berjalan aman dan lancar.

Dalam setiap pelaksanaan vaksinasi, lanjut Marwan, pihaknya telah mengatur sedemikian rupa seperti membuat tenda, menyiapkan kursi sebanyak 75 buah, dan pengamanan. Namun, menjadi masalah yakni kegiatan vaksin yang dijadwalkan sekitar pukul 08.00 WIB. Baca Juga: Dipaksa Berhubungan Intim dengan Kekerasan, Istri Cekik Suami Hingga Tewas.

"Banyak warga yang datang untuk antre sejak subuh, sedangkan Puskesmas saja baru buka sekitar pukul 07.30. Kami setiap hari melakukan patroli dan pengamanan. Jadi, tadi bukan keributan hanya rebutan kursi saja," jelasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
Kendalikan Karhutla,...
Kendalikan Karhutla, BMKG Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca di Sumsel
Instruksi Gubernur Sumsel...
Instruksi Gubernur Sumsel Larang Truk Batu Bara Melintasi Jalan Raya Menyulitkan Rakyat
Polisi Percepat Identifikasi...
Polisi Percepat Identifikasi Korban Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel
Kabar Duka, Mantan Gubernur...
Kabar Duka, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia
Program Pendekar Dewa...
Program Pendekar Dewa PGN Berdayakan Warga Pagardewa Sumsel
KPK Bergerak! Usai OTT...
KPK Bergerak! Usai OTT Bupati Muara Enim, Sejumlah Ruangan Penting Disegel
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
OTT di Muara Enim, KPK...
OTT di Muara Enim, KPK Tangkap 10 Orang Termasuk Bupati Edison
Rekomendasi
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved