Pemprov Sulsel Akan Keluarkan Rekomendasi PTM untuk 22 Daerah
Senin, 30 Agustus 2021 - 11:12 WIB
loading...
A
A
A
Sementara Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyambut baik rencana PTM terbatas bagi wilayah PPKM level 1-3. Rekomendasi itu mengemuka dalam rapat koordinasi evaluasi pembukaan sektor pendidikan selama PPKM via virtual yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Kamis (26/8) lalu.
"Kita mendukung serta mengikuti arahan dari bapak Menteri untuk pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas untuk wilayah PPKM Level 1, 2 dan 3,” tutur dia.
Baca juga:Kebutuhan Sosial-Kognitif Siswa, Blended Learning Jadi Landasan Sekolah Masa Depan
Namun, Andi Sudirman mengungkapkan, PTM terbatas di Sulsel sudah ada dilaksanakan di sejumlah sekolah, khususnya di wilayah 3T (terluar, tertinggal, terdepan). Mengingat kondisi wilayahnya yang sulit jika menerapkan pembelajaran secara daring (pembelajaran jarak jauh).
"Sudah ada Inmendagri terkait PTM pada level 1-3, ini yang menjadi dasar untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Olehnya itu, kami meminta bupati/wali kota yang wilayahnya masuk dalam zona yang diizinkan (PTM) untuk segera melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan kapasitas pelajar 50%,” jelas Andi Sudirman .
"Kita mendukung serta mengikuti arahan dari bapak Menteri untuk pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas untuk wilayah PPKM Level 1, 2 dan 3,” tutur dia.
Baca juga:Kebutuhan Sosial-Kognitif Siswa, Blended Learning Jadi Landasan Sekolah Masa Depan
Namun, Andi Sudirman mengungkapkan, PTM terbatas di Sulsel sudah ada dilaksanakan di sejumlah sekolah, khususnya di wilayah 3T (terluar, tertinggal, terdepan). Mengingat kondisi wilayahnya yang sulit jika menerapkan pembelajaran secara daring (pembelajaran jarak jauh).
"Sudah ada Inmendagri terkait PTM pada level 1-3, ini yang menjadi dasar untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Olehnya itu, kami meminta bupati/wali kota yang wilayahnya masuk dalam zona yang diizinkan (PTM) untuk segera melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan kapasitas pelajar 50%,” jelas Andi Sudirman .
(luq)
Lihat Juga :