Pemkab Pangkep Tak Anggarkan Makanan untuk Pasien Isoman
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 08:03 WIB
loading...
Pemkab Pangkep tak anggarkan makan untuk pasien jalani isolasi mandiri. Foto: Sindonews/dok
A
A
A
PANGKEP - Ratusan pasien Covid-19 yang terkonfirmasi positif di Kabupaten Pangkep sebagian besar menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Dari data per Jumat 20 Agustus 2021, total pasien saat ini sebesar 488 orang, 466 orang menjalani isoman dan sisanya dirawat di RS.
Mereka yang menjalani isoman harus menanggung sendiri kebutuhan mereka, mulai makanan hingga obat-obatan. Menurut Kasatpol Pamong Praja Kabupaten Pangkep, Jufri Baso mengatakan, persoalan ini telah disampaikan perwakilan sembilan kecamatan daratan beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Pasien Isoman di Pangkep Keluhkan Tak Diberi Vitamin dan Obat
Sayangnya, keluhan dari perwakilan kecamatan tentang kebutuhan makanan bagi pasien Covid-19 yang isoman tak terjawab.
"Kita sudah rapat mendengar keluhan dari sembilan kecamatan, kondisinya memang begitu. Pasien Isoman ini butuh perhatian karena banyak dari mereka kalangan tidak mampu," kata Jufri, Jumat (20/8/2021).
Jufri mengatakan, belum adanya kebijakan anggaran dari Bupati Pangkep terkait hal itu mungkin karena pihak gugus tugas belum menyampaikan secara resmi.
"Harusnya Kepala Pelaksana BPBD yang juga sekretaris tim gugus tugas yang buatkan telaah staf ke bupati, sampaikan persoalan ini," kata Jufri.
Mereka yang menjalani isoman harus menanggung sendiri kebutuhan mereka, mulai makanan hingga obat-obatan. Menurut Kasatpol Pamong Praja Kabupaten Pangkep, Jufri Baso mengatakan, persoalan ini telah disampaikan perwakilan sembilan kecamatan daratan beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Pasien Isoman di Pangkep Keluhkan Tak Diberi Vitamin dan Obat
Sayangnya, keluhan dari perwakilan kecamatan tentang kebutuhan makanan bagi pasien Covid-19 yang isoman tak terjawab.
"Kita sudah rapat mendengar keluhan dari sembilan kecamatan, kondisinya memang begitu. Pasien Isoman ini butuh perhatian karena banyak dari mereka kalangan tidak mampu," kata Jufri, Jumat (20/8/2021).
Jufri mengatakan, belum adanya kebijakan anggaran dari Bupati Pangkep terkait hal itu mungkin karena pihak gugus tugas belum menyampaikan secara resmi.
"Harusnya Kepala Pelaksana BPBD yang juga sekretaris tim gugus tugas yang buatkan telaah staf ke bupati, sampaikan persoalan ini," kata Jufri.
Lihat Juga :