Covid-19 Bikin Sekarat Pabrik Rokok di Tulungagung
Jum'at, 29 Mei 2020 - 18:45 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
TULUNGAGUNG - Sejak pandemi Covid-19, sejumlah Perusahaan Rokok (PR) lokal di Kabupaten Tulungagung terus mengalami penurunan produksi. PR Trubus yang berlokasi di Desa Gesikan, Kecamatan Pakel misalnya.
Selain produksinya merosot, di masa pandemi ini penetrasi pasar juga sulit dilakukan. Karenannya meski ditemukan kasus positif Covid-19 di lingkungan buruh, PR di Tulungagung tetap beroperasi.
"Dampaknya (Covid-19) kayak mau sekarat (terhadap perusahaan). Kayak sekarat. Dan kalau orang sekarat alasannya sudah betul betul mentok. Kayak betul betul mati," ujar Direktur Utama PT Trubus Sehat Alami, Purwanto kepada wartawan.
PR Trubus yang memiliki 127 buruh linting rokok merupakan perusahaan milik keluarga. Selain Trubus, keluarga juga memiliki PR Simustika atau PT Cahaya Tiga Saudara Sejati dan PR Margantara.
Ketiga PR yang mempekerjakan cukup banyak buruh linting asal Kota dan Kabupaten Kediri tersebut sama sama berlokasi di Desa Gesikan. Terutama PR Simustika yang berdekatan dengan PR Trubus, telah ditemukan 16 buruh asal Kota Kediri positif Covid-19. Tidak butuh waktu lama terjadi transmisi lokal. Sebanyak 13 orang yang merupakan keluarga dan tetangga buruh rokok, dinyatakan positif tertular.
Dalam waktu yang sama, 30 buruh asal Kabupaten Kediri juga dinyatakan positif Covid-19. Meski sempat berhenti sementara untuk keperluan rapid test massal, pabrik rokok Simustika kembali beroperasi.
Bahkan PR Trubus dan Margantara informasinya juga ditemukan kasus Covid-19 dan tidak berhenti beroperasi. Namun kendati demikian jumlah produksi rokok kretek linting tersebut kian merosot.
Selain produksinya merosot, di masa pandemi ini penetrasi pasar juga sulit dilakukan. Karenannya meski ditemukan kasus positif Covid-19 di lingkungan buruh, PR di Tulungagung tetap beroperasi.
"Dampaknya (Covid-19) kayak mau sekarat (terhadap perusahaan). Kayak sekarat. Dan kalau orang sekarat alasannya sudah betul betul mentok. Kayak betul betul mati," ujar Direktur Utama PT Trubus Sehat Alami, Purwanto kepada wartawan.
PR Trubus yang memiliki 127 buruh linting rokok merupakan perusahaan milik keluarga. Selain Trubus, keluarga juga memiliki PR Simustika atau PT Cahaya Tiga Saudara Sejati dan PR Margantara.
Ketiga PR yang mempekerjakan cukup banyak buruh linting asal Kota dan Kabupaten Kediri tersebut sama sama berlokasi di Desa Gesikan. Terutama PR Simustika yang berdekatan dengan PR Trubus, telah ditemukan 16 buruh asal Kota Kediri positif Covid-19. Tidak butuh waktu lama terjadi transmisi lokal. Sebanyak 13 orang yang merupakan keluarga dan tetangga buruh rokok, dinyatakan positif tertular.
Dalam waktu yang sama, 30 buruh asal Kabupaten Kediri juga dinyatakan positif Covid-19. Meski sempat berhenti sementara untuk keperluan rapid test massal, pabrik rokok Simustika kembali beroperasi.
Bahkan PR Trubus dan Margantara informasinya juga ditemukan kasus Covid-19 dan tidak berhenti beroperasi. Namun kendati demikian jumlah produksi rokok kretek linting tersebut kian merosot.
Lihat Juga :