6.034 Narapidana di Sulsel Dapat Remisi Kemerdekaan

Selasa, 17 Agustus 2021 - 15:18 WIB
loading...
6.034 Narapidana di Sulsel Dapat Remisi Kemerdekaan
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman memberikan remisi kemerdekaan kepada narapidana di Sulsel, Selasa (17/8). Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Sebanyak 6.034 narapidana di semua Lapas dan Rutan di Sulawesi Selatan menerima remisi tepat pada momentum hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, Selasa (17/8).

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sulsel, Edi Kurniadi menerangkan, ribuan napi itu mendapat remisi dengan kategori remisi umum (RU) I dan II.

Baca juga:HUT Kemerdekaan Ke-76, Menkumham Beri Remisi kepada 134.430 Napi

Edi menjelaskan RU I berarti, narapidana yang telah mendapat remisi masih harus menjalani sisa pidana. Sementara RU II, narapidana langsung bebas setelah mendapatkan remisi .

"Untuk RU I, sebanyak 5.855 orang narapidana, sedangkan RU II 179 orang narapidana. Ini rekapitulasi dari 24 lapas dan rutan yang ada di Sulsel," katanya ditemui di Rutan Makassar.

Baca juga:13.837 Warga Binaan Pemasyarakatan dan Anak di Jatim Peroleh Remisi Umum 2021

Edi menerangkan ribuan napi tersebut telah memenuhi persyaratan sesuai UU No 12 tahun 1995 tentang Pemasyarakatan Pasal 14 terkait Hak Narapidana, PP 99 Tahun 2012 Pasal 34 tentang Pemberian Remisi Bagi Narapidana Khusus.

Kemudian Permenkumham No 18 tahun 2019 tentang Tata Cara Pemberian Remisi Bagi Narapidana, yaitu berkelakuan baik dan telah menjalani masa pidana lebih dari 6 bulan.

Baca juga:297 Narapidana LPKA Maros Diusul Dapat Remisi

"Dibuktikan dengan tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu 6 bulan terakhir terhitung sebelum tanggal pemberian remisi dan telah mengikuti program pembinaan di lapas atau rutan dengan baik," ujar Edi.

Meski demikian, Edi tidak merinci napi dengan kasus apa saja yang diberikan remisi kemerdekaan tahun ini. "Itu tidak dirincikan dari pusat, tapi kemarin kebanyakan usulan kita itu dari kasus narkoba," paparnya.
(luq)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1634 seconds (10.101#12.26)