Diterjang Pandemi COVID-19, Pekerja Seni Menangis di Tepi Jalan Tak Kuat Bayar Utang
Senin, 09 Agustus 2021 - 04:52 WIB
loading...
Pandemi COVID-19 membuat sejumlah pelaku seni di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, mulai bangkrut. Foto/iNews TV/Tata Rahmanta
A
A
A
BOYOLALI - Badai pandemi COVID-19 membuat pekerja seni di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, mulai kelimpungan. Dua tahun mereka tak dapat bekerja, dehingga kehilangan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Baca juga: Sebelum Berupaya Bunuh Diri di Depan Balai Kota Bandung, Ketua AKAR Kirim Pesan Suara
Dalam kondisi keterpurukan dan keputusasaan tersebut, sejumlah pekerja seni nekad menjual perlengkapan kerjanya untuk membayar angsuran bank, dan memenuhi kebutuhan hidup.
Bahkan untuk melampiaskan kekesalannya, salah satu pelaku jasa video shooting membanting kameranya hingga rusak. Aksi itu dilakukan Wayoko. Dia membanting kameranya di pinggir jalan dekat Bandara Adi Soemarmo.
Baca juga: 5 Anggota DPRD Pesta Maksiat dengan 7 Wanita Seksi, Mereka Berasal Dari Hanura, PAN, PPP, dan Golkar
Tidak hanya itu, ia juga menangis meraung-raung meratapi nasibnya yang sudah dua tahun tidak mendapatkan penghasilan karena tidak bekerja akibat pandemi COVID-19 , sedangkan kameranya dijual tidak laku.
Baca juga: Sebelum Berupaya Bunuh Diri di Depan Balai Kota Bandung, Ketua AKAR Kirim Pesan Suara
Dalam kondisi keterpurukan dan keputusasaan tersebut, sejumlah pekerja seni nekad menjual perlengkapan kerjanya untuk membayar angsuran bank, dan memenuhi kebutuhan hidup.
Bahkan untuk melampiaskan kekesalannya, salah satu pelaku jasa video shooting membanting kameranya hingga rusak. Aksi itu dilakukan Wayoko. Dia membanting kameranya di pinggir jalan dekat Bandara Adi Soemarmo.
Baca juga: 5 Anggota DPRD Pesta Maksiat dengan 7 Wanita Seksi, Mereka Berasal Dari Hanura, PAN, PPP, dan Golkar
Tidak hanya itu, ia juga menangis meraung-raung meratapi nasibnya yang sudah dua tahun tidak mendapatkan penghasilan karena tidak bekerja akibat pandemi COVID-19 , sedangkan kameranya dijual tidak laku.
Lihat Juga :