BOR Turun Hingga 50,3%, Ridwan Kamil: Pasien Sembuh Lampaui Kasus Aktif di Jabar

Rabu, 04 Agustus 2021 - 19:01 WIB
loading...
BOR Turun Hingga 50,3%, Ridwan Kamil: Pasien Sembuh Lampaui Kasus Aktif di Jabar
Gubernur Jabar Ridwan Kamil
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil kembali menyampaikan kabar baik dalam penanganan pandemi COVID-19 di Provinsi Jabar.

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mengungkapkan bahwa kasus aktif COVID-19 di Jabar sudah menunjukkan penurunan. Bahkan, pasien COVID-19 yang sembuh kini sudah melampaui kasus aktif.

Kondisi tersebut menurutnya membuat tingkat keterisian tempat tidur atau beda occupancy ratio (BOR) rumah sakit rujukan COVID-19 di Jabar terus menurun hingga ke angka 50,3 persen.

"Secara umum, untuk hari ini, kasus aktif sudah menurun. Selalu ada penambahan, tapi jumlah yang sembuhnya sangat banyak. Yang sembuh 5.000 orang, itu berarti melebihi kasus yang terkonfirmasi 4.000-an," ungkap Kang Emil dalam konferensi pers virtual, Rabu (4/8/2021).

Baca juga: Remaja Putri di Majalengka Diperkosa Tiga Pria Hidung Belang Kenalannya di Medsos

"Berita baiknya, BOR rumah sakit terus turun. Hari ini di angka 50,3 persen. Mudah-mudahan makin ke sini bisa kembali seperti sebelum Idul Fitri, mudah-mudahan di bawah 30 persen," sambung Kang Emil.

Tidak hanya itu, lanjut Kang Emil, meskipun 12 kabupaten/kota dari total 27 kabupaten/kota di Jabar masih berstatus zona merah atau berisiko tinggi penularan COVID-19, namun 15 kabupaten/kotanya lainnya kini sudah beralih status menjadi zona kuning.

"Kalau beberapa minggu yang lampau semuanya (zona) merah pas puncak varian delta, hanya Kabupaten Sukabumi yang oranye," sebut Kang Emil.

Dari sejumlah indikator tersebut, Kang Emil menyimpulkan bahwa penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dilanjutkan dengan PPKM Level berhasil secara epidemiologi.

"Itu salah satu kesimpulan PPKM darurat lanjut level 4 itu bisa dikatakan berhasil secara epidemiologi," kata Kang Emil.
(msd)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3834 seconds (11.97#12.26)