Pengakuan Blak-blakan Janda Semarang, Tak Mau Pilih Berondong Ganteng
Minggu, 01 Agustus 2021 - 19:37 WIB
loading...
Puluhan janda di Kota Semarang, saat berkumpul di halaman sebuah rumah Jalan Pergiwati 1 Nomor 19, Kelurahan Bulu Lor, Semarang Utara
A
A
A
SEMARANG - Suasana berbeda terjadi ketika puluhan janda di Kota Semarang Jawa Tengah, berkumpul. Meski duduk rapi sembari menjaga jarak untuk merasakan hangatnya mentari pagi, namun kebiasaan lama bergosip tetap tak bisa ditinggalkan.
Mereka berkumpul di halaman sebuah rumah Jalan Pergiwati 1 Nomor 19, Kelurahan Bulu Lor, Semarang Utara. Lebih dari 60 janda, duduk beralaskan tikar berjajar rapi dengan jarak 1 meter dan menerapkan protokol kesehatan ketat.
"Mbah, pingin sembako nopo bojo ganteng sing enom (Mbah, ingin sembako atau suami muda (berondong)?” tanya Ketua Lembaga Bantuan Hukum Penyambung Titipan Rakyat (LBH Petir) Jateng, Zainal Abidin Petir, kepada seorang janda Mbah Darmi (92).
Baca juga: Miris! Kakek 63 Tahun Dijebloskan Tetangga ke Penjara karena Batalkan Jual Beli Tanah
“Kula nggih milih sembako mawon, plong rasane, saget kangge maem. (Kalau aya pilih sembako saja, rasanya lega bisa untuk makan,” jawab Mbah Darmi lugu disambut gelak tawa janda-janda lain.
Mereka berkumpul di halaman sebuah rumah Jalan Pergiwati 1 Nomor 19, Kelurahan Bulu Lor, Semarang Utara. Lebih dari 60 janda, duduk beralaskan tikar berjajar rapi dengan jarak 1 meter dan menerapkan protokol kesehatan ketat.
"Mbah, pingin sembako nopo bojo ganteng sing enom (Mbah, ingin sembako atau suami muda (berondong)?” tanya Ketua Lembaga Bantuan Hukum Penyambung Titipan Rakyat (LBH Petir) Jateng, Zainal Abidin Petir, kepada seorang janda Mbah Darmi (92).
Baca juga: Miris! Kakek 63 Tahun Dijebloskan Tetangga ke Penjara karena Batalkan Jual Beli Tanah
“Kula nggih milih sembako mawon, plong rasane, saget kangge maem. (Kalau aya pilih sembako saja, rasanya lega bisa untuk makan,” jawab Mbah Darmi lugu disambut gelak tawa janda-janda lain.
Lihat Juga :