Masyarakat Harus Lebih Sabar Jalani PPKM, Jangan Mudah Terprovokasi
Jum'at, 30 Juli 2021 - 12:13 WIB
loading...
A
A
A
"Akal dan akhlaknya tidak berfungsi. Banyak orang yang mempertarutkan nafsu dengan tidak berpedoman dengan wahyu. Sehingga mungkin saat ini kita ini seperti masuk ke era jahiliyah," ujarnya.
Di sisi lain, ia mengakui bahwa situasi yang sedang terjadi ini memang sangat sulit dan merupakan ujian berat bagi penyelenggara negara, terutama untuk memastikan masyarakat terbebas dari rasa takut dan kelaparan.
"Penyelenggara negara harus menyadari bahwa suatu penduduk negeri harus diperjuangkan untuk terbebas dari kelaparan dan rasa takut, sehingga ini menjadi ujian berat bagi pemerintah," tuturnya.
Muflich berharap bahwa upaya moderasi beragama haruslah diaplikasikan kepada generasi penerus bangsa. Hal ini agar generasi penerus disiapkan dan dididik supaya membekali diri dari gangguan, hambatan, tantangan dan ancaman, terutama menghadapi kondisi seperti pandemi COVID-19.
Generasi muda bangsa harus memiliki integritas moral tinggi, kejujuran, kebenaran, nilai-nilai kemanusiaan, nilai inklusif dalam berbangsa agar tidak mudah terjerat provokasi bahkan radikalisme yang justru merugikan.
"Kita ajak mereka kembali kepada tuntunan Alquran dan sunnah serta kearifan lokal, agar mereka betul-betul membekali diri, menyiapkan diri karena kedepannya tidak akan mudah," jelasnya.
Di sisi lain, ia mengakui bahwa situasi yang sedang terjadi ini memang sangat sulit dan merupakan ujian berat bagi penyelenggara negara, terutama untuk memastikan masyarakat terbebas dari rasa takut dan kelaparan.
"Penyelenggara negara harus menyadari bahwa suatu penduduk negeri harus diperjuangkan untuk terbebas dari kelaparan dan rasa takut, sehingga ini menjadi ujian berat bagi pemerintah," tuturnya.
Muflich berharap bahwa upaya moderasi beragama haruslah diaplikasikan kepada generasi penerus bangsa. Hal ini agar generasi penerus disiapkan dan dididik supaya membekali diri dari gangguan, hambatan, tantangan dan ancaman, terutama menghadapi kondisi seperti pandemi COVID-19.
Generasi muda bangsa harus memiliki integritas moral tinggi, kejujuran, kebenaran, nilai-nilai kemanusiaan, nilai inklusif dalam berbangsa agar tidak mudah terjerat provokasi bahkan radikalisme yang justru merugikan.
"Kita ajak mereka kembali kepada tuntunan Alquran dan sunnah serta kearifan lokal, agar mereka betul-betul membekali diri, menyiapkan diri karena kedepannya tidak akan mudah," jelasnya.
(shf)
Lihat Juga :