Masyarakat Harus Lebih Sabar Jalani PPKM, Jangan Mudah Terprovokasi
Jum'at, 30 Juli 2021 - 12:13 WIB
loading...
Masyarakat diminta harus lebih bersabar dan tidak terprovokasi saat PPKM. Foto penyekatan jalan saat PPKM Darurat. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di masa pandemi COVID-19 ini menjadi keputusan berat yang harus diambil pemerintah.
Baca juga: 300 Guru Karawang Terpapar COVID-19, 20 Orang Meninggal
Keputusan disambut pro dan kontra. Presiden Lajnah Tanfidziyah (LT) Syarikat Islam Indonesia, KH Muflich Chalif Ibrahim menyatakan masyarakat harus lebih bersabar agar tidak dimanfaatkan oleh kelompok yang ingin memprovokasi, mengajak membangkang dan berbuat anarki.
Baca juga: Warga Tasikmalaya Hilang Terjatuh dari Kapal Feri di Selat Bali
Muflich mengungkapkan keprihatinannya terkait maraknya provokasi dan mispersepsi oleh masyarakat terkait kebijakan pemerintah di masa pandemi ini.
"Situasi kondisi yang dihadapi masyarakat tentunya berbeda. Kemampuan masyarakat juga tidak sama, kadar akalnya pun juga berbeda-beda. Ini yang membuat masyarakat mudah diprovokasi dengan hoax," ungkapnya di Jakarta, Jumat (29/7/2021).
Baca juga: 300 Guru Karawang Terpapar COVID-19, 20 Orang Meninggal
Keputusan disambut pro dan kontra. Presiden Lajnah Tanfidziyah (LT) Syarikat Islam Indonesia, KH Muflich Chalif Ibrahim menyatakan masyarakat harus lebih bersabar agar tidak dimanfaatkan oleh kelompok yang ingin memprovokasi, mengajak membangkang dan berbuat anarki.
Baca juga: Warga Tasikmalaya Hilang Terjatuh dari Kapal Feri di Selat Bali
Muflich mengungkapkan keprihatinannya terkait maraknya provokasi dan mispersepsi oleh masyarakat terkait kebijakan pemerintah di masa pandemi ini.
"Situasi kondisi yang dihadapi masyarakat tentunya berbeda. Kemampuan masyarakat juga tidak sama, kadar akalnya pun juga berbeda-beda. Ini yang membuat masyarakat mudah diprovokasi dengan hoax," ungkapnya di Jakarta, Jumat (29/7/2021).
Lihat Juga :