Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Jemput Warga Isoman Menuju Lokasi Karantina Terpusat, Satgas COVID-19 Diprotes

loading...
Jemput Warga Isoman Menuju Lokasi Karantina Terpusat, Satgas COVID-19 Diprotes
Satgas COVID-19 Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjemput puluhan warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) untuk dibawa ke lokasi karantina terpusat. Foto SINDOnews
SIKKA - Satgas COVID-19 Kabupaten Sikka , Nusa Tenggara Timur (NTT) menjemput puluhan warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) untuk dibawa ke lokasi karantina terpusat. Langkah ini diambil guna mempercepat upaya pemutusan mata rantai penyebaran COVID-19 di kabupaten itu.

Namun, sejumblah warga menolak dan sempat adu argumen dengan Kepala Desa (Kades) Nele Barat. Beruntung, aparat berada di lokasi, sehingga keributan tidak berlanjut. Baca juga: Sikka Gempar, Sekretaris Fraksi PDIP Sebut COVID-19 Proyek Akal-akalan

Kapolsek Nelle, Iptu Sumadi mengatakan, langkah ini diambil menyusul adanya perintah Kapolda NTT dan Bupati Sikka agar melakukan pemusatan karantina bagi warga yang positif COVID-19.

“Dengan adanya pemusatan karantina ini, diharapkan mampu memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kabupaten Sikka,” kata Iptu Sumadi, Kamis (29/7/2021).



Dikatakannya, warga kecewa dengan tata cara Satgas COVID-19 yang saat menjemput para warga isoman ini tidak menggunakan APD standar. “Kendaraan yang digunakan kurang layak, yakni hanya menggunakan mobil pikap,” pungkasnya.

Hingga saat ini, jumlah warga yang melakukan isolasi mandiri sebanyak 457 orang. Sementara lokasi karantina terpusat yang disiapkan Pemkab Sikka hanya bisa menampung 169 orang pasien. Baca juga: Warga Meninggal Akibat COVID-19, Keluarga Menolak Serahkan Jenazah ke Tim Satgas

Pada masa PPKM level 4 ini, kasus COVID-19 di Sikka masih tingg, kematian sudah mencapi 81 orang.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top